INSPIRATIF! Pria Ini Sulap Mobil Pikap jadi Studio Foto Berjalan, Begini Kisahnya
Bertebaranlah kamu di muka bumi, kira-kira begitu inti penyampaian Kitab Suci agar kita mau turun ke jalan mengais rejeki.
Penulis: ponco wiyono | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUNJATENG.COM - Bertebaranlah kamu di muka bumi, kira-kira begitu inti penyampaian Kitab Suci agar kita mau turun ke jalan mengais rejeki.
Apa yang dilakukan Syaifuddin (36) ini bisa jadi salah satu contohnya.
Bermodalkan mobil pikap bekas dari sang kakek, lulusan jurusan mesin MAN Kendal ini membuka studio foto keliling dengan nama Pandawa7.
Sudah dua tahun ini lelaki berpanggilan Udin ini menjalani usaha studio foto berjalan.
Baca: Ratusan Buruh Kota Semarang Gruduk Kantor Gubernur Jateng, Tuntut UMK Sebesar Ini
Meski memilih rute yang tidak jauh dari rumahnya di kawasan Wonodri, Semarang Selatan, Udin bisa dikatakan menjadi satu dari segelintir pelaku usaha foto keliling yang masih bertahan di zaman sekarang.
"Sasaran pasar saya adalah mahasiswa kampus-kampus di sekitar sini. Oleh sebab itu saya lebih banyak mangkal di depan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) ini," ujarnya, saat ditemui di pangkalannya di Jalan Singosari Raya, Rabu (15/11).
Selain kampus pelayaran tersebut, pelanggan Udin juga meliputi mahasiswa dan kalangan pekerja di kantor-kantor sekitar termasuk kampus Universitas Diponegoro dan STIE Widya Manggala.
"Dulu mahasiswa PIP kebingungan saat mencari studio foto yang dekat dari kampus. Mereka kan harus mengumpulkan pas foto terbaru ketika kenaikan pangkat. Saat itu saya terpikir untuk ganti dari studio rumahan ke studio berjalan," kata Udin yang sudah menggeluti bisnis ini sejak 2006.
Baca: Sandera Jarasanda
Bermodalkan dua unit kamera DSLR Canon D80 dan D90 dan satu unit komputer jinjing Udin pun memutuskan mewujudkan rencana tersebut.
Pikap tua sang kakek pun disulap agar layak menjadi studio foto, usai mendapatkan izin dari pemilik lama.
"Kalau tidak jemput bola rasanya tanggung. Menunggu di rumah saja juga tidak enak lama-lama, sementara kalau di sini ada kawan mengobrol dan alhamdulillah ada saja yang pelanggan datang," ungkap lelaki murah senyum ini.
Udin menambahkan, berdasarkan pengalamannya selama ini permintaan pelanggan yang menggunakan jasanya cukup beragam. Salah satu yang paling sering diminta adalah edit foto menggunakan jas.
Baca: Duh, Para Pencopet Ini Manfaatkan Konser Via Vallen untuk Beraksi, Hasilnya . . .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/udin-membuka-studio-foto-keliling-pakai-pikap_20171115_132442.jpg)