Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

MENDUNIA: Mima Saina dan Lagu Nina Bobok, Sosok Wanita Indonesia Yang Selamatkan Bayi Yahudi

Mima Saina adalah pengasuh yang merawatnya saat dia disembunyikan dari kejaran Nazi untuk dimasukkan ke kamp konsentrasi.

Tayang:
ALFRED MUNZER/BBC
Foto di sebelah kiri memperlihatkan Alfred Munzer kecil digendong Mima pada sekitar tahun 1940-an. Sebelah kanan memperlihatkan foto Mima Saina. 

"Saya berharap orang Indonesia bisa bangga ada pahlawan kemanusiaan di masa yang begitu menyeramkan. Kalau dulu di Belanda, ketahuan menyembunyikan orang Yahudi oleh Nazi, satu keluarga akan dibawa ke kamp konsentrasi," kata Monique.

Orang Arab yang Selamatkan Perempuan Yahudi dari Holocaust Nazi

Cerita tentang lolos dari kematian juga terjadi oleh penyelamat yang bernama Dokter Mohamed Helmy menjadi satu-satunya orangArab yang mendapatkan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Israel.

Helmy mendapat penghargaan karena berjasa menyelamatkan orang Yahudi dari tragedi Holocaust Nazi.

Dia adalah warga Mesir, yang menyembunyikan seorang perempuan muda Yahudi, dan membantu keluarganya di Kota Berlin, Jerman, ketika Nazi memburu orang-orang Yahudi.

Helmy ketika itu tinggal dan bekerja di Kota Berlin sejak sebelum Perang Dunia II.

Diwakili oleh keponakannya, Helmy -meninggal dunia pada 1982, mendapatkan penghargaan tersebut dalam sebuah upacara di Kantor Kementerian Luar Negeri Jerman di Kota Berlin.

Sejarah mencatat, sekitar 70 warga Muslim -dari sekitar 26.500 orang non-Yahudi, diakui oleh Pemerintah Israel sebagai penyelamat orang-orang Yahudi dari kekejaman Nazi Jerman.

Helmy menetap di Berlin pada 1922, saat menempuh studi kedokteran dan bekerja di sebuah rumah sakit.

Dia mengalami diskriminasi rasial saat Partai Nazi berkuasa, sehingga dia kehilangan pekerjaan dan dua kali ditangkap.

Ketika penganiayaan terhadap orang Yahudi Jerman meningkat, Helmy memberikan tempat persembunyian untuk salah seorang pasiennya, Anna Boros (21), di rumah miliknya di kota tersebut.

Dia berhasil melindungi Anna dari Gestapo -polisi rahasia Nazi- dan memberikan bantuan kepada ibu, ayah tiri, dan nenek Anna, hingga Perang Dunia II berakhir pada 1945.

Belakangan, Anna Boros, memberikan kesaksian dalam sebuah tulisan.

"Dengan kebaikan hatinya, Dokter Helmy melakukan segalanya demi saya. Karena itulah, saya berterima kasih kepadanya."

Putri Anna Boros, Carla Greenspan juga datang dari Kota New York, Amerika Serikat untuk ikut terlibat dalam pemberian penghargaan untuk Helmy.

Pada 2013 lalu, Helmy telah diakui oleh Yad Vashem, sebagai orang non-Yahudi yang mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan warga Yahudi dari kejahatan Nazi.

Yad Vashem adalah lembaga nasional bentukan Pemerintah Israel terkait korban tragedi holocaust.  (Ervan Hardoko)

Sumber: BBC Indonesia

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved