Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ganti Kepengurusan, Kopri Kota Tegal Adakan Musyawah IV, Ini Hasilnya

Laksana sebuah rumah yang memiliki perabotan lengkap, ia tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh dan beristirahat

Tayang:
Editor: bakti buwono budiasto
ISTIMEWA
Plt Wali Kota Tegal Nursholeh menghadiri Musyarawah IV Kota Tegal, Senin (27/11/2017) di Gedung Adipura Komplek Balai Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Korps Pegawai Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia (KORPRI) mengadakan Musyarawah IV Kota Tegal pada tanggal 27 November 2017 yang dibuka langsung oleh Plt. Walikota Tegal, Nursholeh atau yang akrab dipanggil Kang Nursholeh, Senin (27/11/2017) di Gedung Adipura Komplek Balai Kota Tegal.

Acara itu berlangsung kepengurusan KORPRI Kota Tegal dengan telah berakhirnya periode kepengurusan Dewan Pengurus KORPRI Kota Tegal Periode 2010-2015.

“Laksana sebuah rumah yang memiliki perabotan lengkap, ia tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh dan beristirahat. tetapi sekaligus menjadi tempat berlindung dari terik dan hujan, untuk menerima tamu, tempat menyimpan harta benda, untuk membuat dan menyiapkan makanan, untuk membersihkan diri, untuk membuang kotoran, untuk berproduksi, untuk beribadah, dan lain sebagainya,” ucap Kang Nursholeh mengibaratkan KORPRI.

Ia menambahkan, KORPRI adalah organisasi yang memiliki jalur hierarkhies sampai ke pusat dan menjadi naungan bagi seluruh ASN di Indonesia, termasuk yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Baca: Jaksa Limpahkan Berkas Perkara Bayu ke Pengadilan Negeri Semarang

keberadaannya tidak hanya sebagai pemersatu, tetapi juga sebagai pelindung dan fasilitator bagi sekian banyak kepentingan ASN.

“Begitupun dengan KORPRI, ia tidak hanya menjadi media berhimpunnya ASN, tetapi juga menjadi payung yang melindungi kepentingan-kepentingan ASN, memperjuangkan hak-hak ASN, memediasi pihak-pihak yang berbeda pendapat, memberikan advokasi bagi ASN yang tengah terlibat perkara hukum, meningkatkan kesejahteraan melalui pembentukan usaha bersama, memfasilitasi pemenuhan kebutuhan papan dan kesehatan, dan lain sebagainya,” tambah Kang Nursholeh.

Ia juga mengapresiasi KORPRI Kota Tegal yang beberapa waktu yang lalu telah berhasil memfasilitasi kebutuhan perumahan bagi ASN dan merupakan sebuah nilai prestasi yang bagus.

“Tentu di waktu sekarang dan di masa yang akan datang KORPRI bisa melakukan hal-hal lain yang bisa meningkatkan nilai manfaat organisasi, karena militansi anggota (sense of belonging) terhadap organisasi akan terbangun jika ada manfaat yang didapat oleh anggota dari organisasi tersebut,” pesan Kang Nursholeh.

KORPRI punya tugas utama melaksanakan pembinaan jiwa Korps (korsa) sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Baca: Ketua Nasdem Kudus Daftar Perseorangan

“Semoga setelah muskot ini berakhir, KORPRI tidak kembali tidur, tetapi langsung bergerak maju sehingga dapat merumuskan ide, gagasan dan program-program strategis untuk mewujudkan itu semua, demi meningkatnya kualitas ASN di Kota Tegal, serta terjaminnya pemenuhan hak dan kebutuhan ASN,” pungkas Kang Nursholeh.

Plt. Sekda Kota Tegal, Drs Yuswo Waluyo menyampaikan dalam muskot kali ini kita akan memilih ketua dewan pengurus yang sekaligus menjadi ketua formatur dan memilih 6 orang sebagai anggota formatur,

“6 orang formatur inilah yang diberikan kewenangan oleh muskot untuk memilih nama nama dewan pengurus dan menyampaikan keputusan formatur kepada dewan pengurus KORPRI Provinsi Jawa Tengah untuk meminta pengesahan dan pengukuhan melalui pelantikan dewan pengurus yang baru,” ucap Yuswo Waluyo.

Baca: Ketua Nasdem Kudus Daftar Perseorangan

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved