Breaking News:

Kejari Purbalingga Panggil Puluhan Perusahaan yang Tak Daftarkan Karyawannya ke BPJS

Perusahaan yang dipanggil merupakan perusahaan yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya mengikuti BPJS Ketenagakerjaan.

TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
36 perusahaan dan lembaga dipanggil BPJS dan Kejari Purbalingga di Kejari karena belum daftarkan tenaga kerja ke BPJS 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA- Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis (KCP) Purbalingga, memanggil 36 perusahaan dan lembaga yang dianggap membandel karena tak mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (6/12/2017).

Dari 36 perusahaan dan lembaga itu, empat perusahaan mangkir atau tidak hadir.

Dalam pemanggilan itu, pihak BPJS juga menyesalkan ketidakhadiran pejabat Dinas Tenaga Kerja (Dinnaker) Purbalingga. Padahal, dinas terkait mestinya mewakili pemerintah untuk melindungi para pekerja.

Pemanggilan itu menindaklanjuti surat kuasa khusus (SKK) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kejari yang mendasarkan pada Peraturan pemerintah Nomor 86 tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Kepada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara dan Setiap Orang, Selain Pemberi Kerja, Pekerja, dan Penerima Bantuan Iuran Dalam Penyelenggaraan Jaminan Sosial.

Baca: LINK LIVE STREAMING Liverpool Vs Spartak Moscow Dini Hari Nanti, Laga Hidup Mati Keduanya

Perusahaan yang dipanggil merupakan perusahaan yang wajib daftar, namun tidak mendaftarkan tenaga kerjanya mengikuti BPJS Ketenagakerjaan.

Mereka sebelumnya pernah mendapat sosialisasi, bahkan didatangi oleh petugas untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Namun, perusahaan-perusahaan tersebut tetap membandel enggan mendaftar BPJS.

Dari 36 perusahaan dan lembaga tersebut, total tenaga kerja yang belum terdaftarkan ke BPJS sekitar 500 orang.

"Empat perusahaan yang tidak hadir dengan alasan sudah tutup. Secara administrasi, nama perusahaan masih ada, namun secara fisik, usahanya sudah tidak operasional," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Purbalingga, Gunadi Hery Urando, Rabu (6/12/2017).

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved