Mendadak Muncul Pulau Baru di Lautan Pasifik, Ada Hubungannya dengan Mars?
Selang beberapa bulan muncul pulau baru tak berpenghuni dengan tinggi 121,92 meter dari permukaan laut
Bulan berikutnya, gundukan pasir terbentuk sehingga air tidak bisa masuk. Selain itu, bentukan yang menyerupai jembatan juga terbentuk antara pulau.
Baca: Ditreskrimum Polda Jateng Tiap Malam Gelar Operasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan
"Jika memenuhi semua data kami sampai saat ini, kami mendapati bahwa massa ( Pulau Hunga Tonga-Hunga Ha'apai) akan bertahan selama 26-30 tahun," ujar Dan Slayback, spesialis penginderaan jarak jauh di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.
Kekayaan data yang dimiliki terkait pulau ini juga dapat membantu para ilmuwan mempelajari hal yang lebih jauh lagi, yakni Mars.
Satelit yang mengelilingi Mars menunjukkan bahwa pulau merah tersebut dihiasi ribuan gunung api, seperti Hunga Tonga, yang sudah mati.
Dengan terus melacak perubahan Pulau Hunga Tonga-Hunga Ha'apai dari waktu ke waktu, para ilmuwan meyakini bisa lebih memahami bagaimana pulau di perairan Mars terkikis lebih dari satu miliar tahun yang lalu dan seberapa dalam air yang ada di Mars ketika gunung-gunungnya meletus. (*)
Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Tiba-tiba Muncul, Pulau Baru Diduga Menyimpan Petunjuk tentang Mars
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pulau-baru_20171213_063346.jpg)