Memarahi Anak, Membunuh Satu Miliar Sel di Otaknya. Ini Penjelasan Dokter Nurul
Golden Age adalah masa penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Golden Age adalah masa penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Dalam rangka Ulangtahun ke 1 Komunitas Parenting "Instakids" Semarang, Instakids mengadakan acara sharing mengenai masa Golden Age. Acara tersebut diselenggarakan pada Minggu (17/12/2017) di Rooftop Allstay Hotel, Jalan Veteran Nomor 51, Semarang, Jawa Tengah.
Dokter Nurul Afifah, satu di antara pembicara menuturkan bahwa masa Golden Age, adalah fase saat otak anak mengalami perkembangan paling cepat dalam pertumbuhannya.
"Kurang lebih 80% otak anak mengalami perkembangan pada usia 0-5tahun. Pada masa tersebut, kemampuan otak untuk menyerap informasi sangat tinggi," tutur Dokter Nurul.
Dalam masa emas tersebut, dokter Nurul menganjurkan kepada anggota Instakids untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mematikan sel-sel otak anak, di antaranya bentakan, ancaman, hardik dan marah.
"Di dalam otak anak, terdapat belasan triliun sel-sel otak. Memarahinya akan membunuh satu miliar sel di otaknya. Begitu juga dengan mengancaman, menghardik dan membentaknya. Sedangkan kekerasan fisik seperti cubitan, akan membunuh 10 milyar sel-sel otak anak, "
Sebaliknya, memeluk, memuji, mengelus kepalanya, akan menumbuhkan belasan triliun sel di otaknya.
Ibu-ibu muda yang tergabung dalam komunitas parenting" Instakids", mempunyai cara sendiri untuk menasehati anak. Yaitu dengan cara membelai kepala sambil memberikan petuah.
Memarahi anak dengan cara yang salah, dapat menyebabkan anak menjadi stres. Tidak hanya mematikan, stres juga dapat merusak secara permanen fungsi otak anak, merusak ingatan cara ia belajar serta merusak memorinya.(*)