Berita Kesehatan
5 Cara Cepat Atasi Perut Perih Setelah Makan Pedas, Ini Penjelasan Ahli
Rasa panas, perih, hingga mulas bisa muncul setelah mengonsumsi cabai berlebihan. Lantas, bagaimana cara cepat meredakannya?
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Capsaicin dalam cabai menjadi penyebab utama perut perih dan gangguan pencernaan setelah makan pedas.
- Ada beberapa cara efektif meredakan gejala, mulai dari antasida, susu rendah lemak, hingga jahe dan herbal.
- Mengontrol konsumsi makanan pedas adalah langkah paling aman untuk menjaga kesehatan lambung.
TRIBUNJATENG.COM - Makanan pedas memang menggoda selera, tetapi sering kali meninggalkan sensasi tidak nyaman di perut.
Rasa panas, perih, hingga mulas bisa muncul setelah mengonsumsi cabai berlebihan. Lantas, bagaimana cara cepat meredakannya?
Kenapa Makanan Pedas Bisa Bikin Perut Sakit?
Sensasi tidak nyaman setelah makan pedas ternyata bukan tanpa sebab.
Kandungan capsaicin dalam cabai menjadi pemicu utama iritasi pada saluran pencernaan.
“Capsaicin adalah sumber utama rasa nyeri dari makanan pedas dan dapat berikatan dengan saraf di mulut, lidah, dan kerongkongan,” ujar Skeans, seperti dikutip Everyday Health, Jumat (20/3/2026).
Selain memicu rasa panas, senyawa ini juga dapat memperlambat proses pengosongan lambung dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung.
Baca juga: Waspada Modus Penipuan Pajak via WhatsApp Usai Lapor SPT, Wajib Pajak Diminta Hati-hati
6 Cara Mengatasi Perut Perih Setelah Makan Pedas
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menetralkan efek makanan pedas dan meredakan gangguan pencernaan:
1. Konsumsi Obat Antasida
Mengonsumsi obat antasida menjadi solusi cepat untuk meredakan asam lambung berlebih.
“Obat ini bekerja relatif cepat untuk menetralkan asam lambung yang menyebabkan ketidaknyamanan,” ujarnya.
Namun, efeknya bersifat sementara sehingga perlu digunakan kembali jika gejala berlanjut.
| Tak Perlu Lari Lama, Angkat Beban Ternyata Lebih Ampuh Cegah Diabetes |
|
|---|
| Bukan Hanya Penyakit Lansia, Kenali Risiko Kanker Payudara yang Kini Incar Usia Muda |
|
|---|
| Bukan Cara Instan Turun Berat Badan! Kenali Prosedur, Risiko, dan Biaya Sedot Lemak di Indonesia |
|
|---|
| Kasus Campak Nasional Tinggi, Dinkes KB Banyumas Imbau Orangtua Ikutkan Anak Vaksinasi |
|
|---|
| Jangan Anggap Remeh! Kenali Bahaya Komplikasi Campak dan Pentingnya Imunisasi bagi Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rica-rica-kambing.jpg)