INSPIRATIF! Kaki Penjual Balon di Tegal Ini Diamputasi, Tapi Tetap Semangat Kerja
Abdullah (33) berjalan dengan bantuan kruk jajakan balon udara di Alun-alun Kota Tegal
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Abdullah (33) berjalan dengan bantuan kruk jajakan balon udara di Alun-alun Kota Tegal, Rabu (27/12/2017) pukul 21.00 WIB.
Abdullah adalah warga Kemanggungan Kabupaten Tegal.
"Sudah dua bulan saya berjualan keliling Alun-alun Kota Tegal. Ya tidak masalah menggunakan kaki satu yang penting masih bisa jalan," tuturnya kepada Tribunjateng.com.
Kaki kirinya diamputasi enam bulan lalu.
Ia mengalami kecelakaan pada tahun 2014 di Tangerang. Ia tertabrak truk dan nahasnya kaki kirinya terlindas.
Sejak itu ia kembali ke Tegal. Kaki kirinya dioperasi dan diberi pen. Karena biaya yang tak kunjung berkurang karena Abdullah harus rutin lakukan gonta-ganti pen, ia putuskan untuk mengaputasi kaki kirinya.
"Ya biayanya mahal untuk merawat kaki ini. Kami putuskan untuk diamputasi saja. Istri saya juga sudah setuju, " imbuhnya.
Malam ini balon udaranya baru terjual 5 buah. Perbalon harganya Rp 15.000.
Ia menerangkan jika perkerjaan tersebut sebagai tambahan untuk membiayai sekolah anaknya yang masih SD.
"Sehari Rp 100 ribu dapat," imbuhnya.
Ia berjualan balon udara sebagai tambahan nafkah. Pagi hari ia membantu took level. Tugasnya bersih-bersih.
Tampak malam itu ada pembeli menghentikan langkahnya.
Beberapa orang di sekitar mengaku seeing melihat Abdullah berkeliling Alun-alun.
"Terkadang ia juga beristirahat di gapura itu, " tutur Lia (34) penjual sosis bakar kepada Tribunjateng.com usai membeli satu balon untuk anaknya.
Lia menerangkan membeli juga karena iba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penjual-balon-tegal_20171227_232022.jpg)