Petani Bawang di Brebes 'Menangis' Lalu Polisi Lakukan Hal Ini
Bahkan, beberapa waktu yang lalu, para petani bawang melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Brebes.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: suharno
"Ini (memborong bawang merah) untuk meringankan beban petani. Kami membeli bawang dengan harga Rp 15.000 perkilogram dari para petani," kata Kapolsek Bulakamba, AKP Mulyono.
Baca: Inflasi di Kota Solo Lebih Tinggi dari Angka Nasional Karena Faktor Ini
Institusinya telah membeli bawang merah dari seorang petani di desanya itu dengan jumlah total 50 kilogram.
Pihaknya juga berharap kepada seluruh jajarannya untuk turut berkontribusi dengan membeli bawang merah langsung dari petani.
Harapannya, pembelian bawang merah di atas harga pasaran ini dapat berdampak besar bagi petani di daerah yang merupakan sentra bawang merah itu.
Petani bawang merah asal Jatibarang, Suratno, menyampaikan apresiasinyanya atas kepedulian dari Polri khususnya Polsek Jatibarang yang telah membeli banyak bawang merah miliknya.
"Diharapkan instansi lain dapat berbuat seperti pak polisi. Sehingga, petani tidak banyak mengalami kerugian karena biaya produksi yang tinggi," ucapnya.
Ia juga berharap semua anggota Polri di wilayah Polres Brebes bisa meniru langkah jajaran Polsek Jatibarang.
"Mudah- mudahan bisa mengurangi beban kerugian yang sudah di depan mata. Harga bawang merah kami hanya diharga Rp 4.000 perkilogram, tidak sesuai dengan ongkos produksi," imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bawang-merah_20180102_200311.jpg)