Kasus Asusila

HANCUR Hati Ibu, Pergoki Anak Balitanya Telentang Lalu Digitukan Remaja Tetangganya

Polsek Bulakamba Brebes hari ini mendapat laporan dari warga desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Minggu (7/1/2018).

HANCUR Hati Ibu, Pergoki Anak Balitanya Telentang Lalu Digitukan Remaja Tetangganya
tribunjateng/bare kingkin kinamu
Pelaku saat akan dibawa ke Polres Brebes untuk menindaklanjuti kasus ini usai laporan orangtua AR, Minggu (7/1/2018) siang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kasus asusila terhadap anak kembali terjadi.

Polsek Bulakamba Kabupaten Brebes hari ini mendapat laporan dari warga desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Minggu (7/1/2018).

Adalah seorang ibu muda inisial WA (28) pergoki anak balitanya inisial AR yang masih usia 3,5 tahun digitukan oleh tetangganya sendiri. Hancur hati WA melihat anak balitanya diperlakukan begitu oleh remaja yang rumahnya bertetangga.

Barang bukti kasus asusila yang diamankan oleh Polsek Bulakamba, Kabupaten Brebes, Minggu (7/1/2018)
Barang bukti kasus asusila yang diamankan oleh Polsek Bulakamba, Kabupaten Brebes, Minggu (7/1/2018) (tribunjateng/bare kingkin kinamu)

Saat itu WA melihat remaja inisial R akan memasukkan alat vitalnya ke kelamin bocah perempuan itu.

"Reflek nyong langsung dorong R, tidak bisa tergambarkan perasaan nyonge! " tutur WA kepada Tribunjateng.com usai melapor di Polsek Bulakamba, Brebes, Minggu (7/1/2018) pukul 14.00 WIB.

Ia terlihat menahan air mata campur geram. Ia tidak sudi melihat R yang ada di ruang sebelahnya.

Tampak juga gurat penyesalan di wajahnya.

"Kami tidak terima anak perempuan kami digitukan," ayah AR inisal DA (33).

Menurut penuturan ibunda korban, semula tak pernah curiga jika R mengajak AR bermain di rumahnya. Akhir-akhir ini R sering mengajak AR masuk ke dalam rumah R.

Pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB, WA mencari AR. Biasanya AR dan R bermain di depan rumah.

WA kemudian mencari ke dalam rumah R.

Tak dinyana ia memergoki kelakuan tidak senonoh R di dalam kamar.

"Anake inyong udah daplang pahanya. Namanya anak-anak ya, pasti dia tidak tahu," imbuhnya.

WA bersama suaminya didampingi perangkat desa Grinting langsung membawa barang bukti berupa celana dalam tersangka yang terdapat sperma ke Polsek Bulakamba.

"Ini kasus anak-anak di bawah umur ya. Memang miris melihatnya. Korban masih balita sedangkan tersangka juga masih di bawah umur," tutur Kanit Reskrim Polsek Bulakamba, Ipda Tasudin, kepada Tribunjateng.com.

Ipda Tasudin juga menerangkan aduan Warningsih, bahwa AR sering mengeluh sakit saat buang air kecil.

"Ini adalah kali kedua anak nyong digitukan," imbuhnya.

Pelaku sudah mengakui ini bukan kali pertama ia melakukannya.

"Ya beberapa hari kemarin anak saya kalau pipis bilang sakit dan air seninya sedikit," terangnya.

Namun ia tak sekalipun menaruh curiga hingga memergoki R sendiri.

Usai membuat laporan Polsek Bulakamba langsung membawa pelapor dan tersangka yang didampingi orangtuanya ke Polres Brebes.

Selanjutnya kasus ini akan ditangani juga oleh PPA Brebes.

"Sehari-hari nyonge kerja serabutan. Suami di Jakarta jadi pencari barang bekas. Ini usia kehamilan nyong sudah 9 bulan," terang Ibu R kepada Tribunjateng.com sebelum mengantarkan anaknya ke Polres Brebes dikawal Polsek Bulakamba.

AR dan R bertetangga, rumah orangtua mereka saling bersebelahan di Bulakamba, Kabupaten Brebes.

R masih duduk di bangku SMP. Remaja itu pun tampak syok begitu Ibunya datang dan menangis tersedu. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved