Inspirasi

Berawal dari Keisengan Pria Ini Raup Jutaan Rupiah

Hamda yang sudah membuat tirai dari 1996 ini telah memasarkan produk tirai buatanya sampai luar pulau Jawa hingga luar negeri.

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -  Berawal dari keisengan Hamdan (42) warga di Desa Suko Kelurahan Duwet Kecamatan Pekalongan Selatan sanggup menghasilkan jutaan rupiah dari hasil membuat tirai dari supit, Jumat (19/1/2018).

Hamda yang sudah membuat tirai dari 1996 ini telah memasarkan produk tirai buatanya sampai luar pulau Jawa hingga luar negeri.

"Dari tahun 1996 saya menekuni pembuatan tirai, pemasaran sampai ke luar pulau Jawa, ada juga yang ke Singapura dan Taiwan," ujarnya.

Hamdan hanya menggunakan bantuan kerangka dari bambu yang ia bentuk persegi panjang untuk menyusun tirai dari bahan supit tersebut.

"Kerangka dari bambu dan tali nilon saya gunakan untuk mennyusun supit menjadi tirai, tapi harus presisi karena salah susun motif tidak akan terbentuk," terangnya.

Pria 42 tahun tersebut mematok harga tirainya Rp 150 hingga Rp 250 ribu tergantung tingkat kesulitan dan motif yang dibuat.

"Karena motif berpengaruh, kalau motif semakin rumit pastinya proses pembuatan juga sulit, itu yang membuat harga berbeda," katanya.

Namun pihaknya terkendala bahan baku dan anjloknya peminat tirai, sehingga pesanan tak bisa seramai beberapa tahun yang lalu.

"Bahan baku sangat sulit di dapat apalagi di Pekalongan, kalau dulu sangat mudah, sekarang peminat tirai buatan saya tidak sebanyak dulu, jadi saya hanya kerja saat ada pesanan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved