Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Melihat Jejak Lantai Samudera dari Bukit Pentulu Indah Karangsambung Kebumen

Pengunjung akan dibuat kagum dengan bentangan tebing yang tersusun dari batuan purba di sisi jalan tersebut

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Pemandangan di puncak bukit Pentulu Indah Karangsambung Kebumen 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUBJATENG COM, KEBUMEN - Satu di antara puncak lereng gunung Paras Desa Karangsambung, Kecamatan Karangsambung Kebumen ini mulanya hanyalah perbukitan sepi yang dipenuhi pepohonan pinus.

Namun dalam dua tahun terakhir ini, bukit yang dinamai Pentulu Indah itu ramai dikunjungi orang.

Para pemuda Desa Karangsambung yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Paras Adi Prakarsa menyulap bukit itu menjadi objek wisata yang menarik.

Sebelum mencapai bukit, pengunjung telah dimanjakan pemadangan sawah dengan model berundak (terasering) di sisi jalan berkelok menuju puncak.

Pengunjung akan dibuat kagum dengan bentangan tebing yang tersusun dari batuan purba di sisi jalan tersebut.

Pepohonan pinus yang tumbuh bersaf-saf di bukit itu bukan hanya mecipta hawa sejuk, namun juga menyempurnakan keindahan alam bukit dengan karakternya yang khas.

"Pentulu itu kan artinya bukit kecil. Namun ini indah, sehingga dinamakan Pentulu Indah,"kata Adman (35), pengurus Pokdarwis Paras Adi Prakarsa, Jumat (26/1)

Memasuki gerbang wisata Pentulu Indah seperti mengawali perjalanan ke alam bebas. Jalan menuju puncak dibangun di sela pepohonan pinus yang membentuk barisan rapi.

Pengunjung tidak perlu berkeringat untuk sampai ke puncak yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari pintu masuk.

Pemandangan di puncak bukit Pentulu Indah Karangsambung Kebumen
Pemandangan di puncak bukit Pentulu Indah Karangsambung Kebumen (Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki)

Sampai puncak bukit sama halnya mencapai puncak kepuasan. Sejauh mata memandang, deretan perbukitan hijau tampak meliuk tanpa ada putusnya. Lekukan perbukitan itu seperti memagari Gunung Sindoro dan Sumbing yang tampak gagah.

Menariknya, dari puncak bukit ini, pengunjung bisa menikmati fenomena matahari terbit (sunrise) yang muncul tepat di tengah antara dua gunung bersandingan itu. Jika ingin merasakan sensasi lain, pengunjung bisa menaiki rumah kecil di atas pohon melalui anak tangga.

"Andalan wisata ini adalah view puncak, bisa lihat sunrise di tengah gunung Sindoro-Sumbing,"katanya

Yang membedakan tempat ini dengan destinasi puncak di tempat lain adalah bentang alamnya yang khas. Deretan perbukitan dan lembah Karangsambung yang tampak utuh dari puncak itu adalah objek morfologi yang khas. Singkapan bebatuan purba yang membentuk perbukitan itu tampak lamat-lamat.

Pengunjung bisa menyaksikan bekas lantai samudera pada seratusan juta tahun lalu, yang kini berubah hamparan daratan karena aktivitas pergerekan lempeng tektonik (subduksi).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved