Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sekitar Setahun Lalu AG Pergi dari Rumah, Kabar Terbarunya Bikin Sedih Keluarga

Ageng merupakan satu-satunya keluarga kandung yang masih ia miliki, semenjak orang tua mereka meninggal sekitar dua tahun lalu

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Ageng meninggalkan rumahnya di Desa Binorong Kecamatan Bawang sekitar setahun lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Rumah bercat kuning gading di RT 4 RW 5 Desa Binorong Kecamatan Bawang tampak ramai. Sejumlah remaja bercengkerama di dalam rumah yang telah setahun ini ditinggalkan penghuninya, AG.

Semenjak kepergian AG setahunan lalu, rumah itu sering dikunjungi saudara dan keponakannya agar tak terkesan suwung.

Edi Susanto, kakak AG, tampak tidak bergairah ketika didatangi awak media di rumahnya.

Wajahnya sering tertunduk lesu. Dari rona mukanya yang redup, tampak jelas ia menyembunyikan kesedihan yang mendalam.

Edi tentu saja sangat terpukul. Kabar tentang penangkapan adiknya, Ageng Nugroho oleh Densus 88 Anti Teror bak gelegar petir di siang hari.

"Bukan lagi sedih, tapi sangat sedih,"katanya, Kamis (1/2)

Kesedihan Edi tentu saja wajar. Ageng adalah saudaranya satu-satunya. Mereka adalah dua bersaudara yang tidak terpisahkan semenjak kecil.

AG merupakan satu-satunya keluarga kandung yang masih ia miliki, semenjak orang tua mereka meninggal sekitar dua tahun lalu.

"Dia tinggal satu-satunya keluarga saya yang masih ada. Yang saya andalkan untuk diajak berpikir ke depannya bagaimana. Namun malah ada kejadian ini,"katanya

Edi mengaku telah putus komunikasi dengan adiknya yang masih lajang itu sejak setahunan silam.

Kala itu, Ageng pamit ke keluarga untuk bekerja ke luar kota.

Edi sendiri yang saat itu tidak sempat bertemu dengan adiknya saat akan pergi karena ia tak sedang di rumah.

AG tak meninggalkan pesan apapun, juga tak menjelaskan tempat tujuannya pergi.

Sejak anak itu pergi dari rumah, komunikasi dengan keluarga seketika terputus. Nomor handpone AG juga tak lagi bisa dihubungi.

Keluarga yang merindukan kepulangan AG tak pernah memperoleh kabar mengenai keberadaan anak tersebut.

"Dia pamit pergi kerja begitu saja, tidak bilang apa-apa. Setelah itu tidak lagi komunikasi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved