Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ganjar Pranowo Perkenalkan Kredit Mitra Jateng 25 Lewat Jalan Sehat dan Pameran UMKM

Pengusaha UMKM dapat berkonsultasi jika ada masalah dengan usahanya agar terus didorong untuk berkembang.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI P
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo; Bupati Tegal, Enthus Susmono; dan Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, melepas peserta jalan sehat Grebeg Pantura KMJ 25 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI - Meski sudah bergulir dua tahun, Kredit Mitra Jateng (KMJ) 25 dari Bank Jateng terus diperkenalkan ke masyarakat termasuk di pelosok daerah.

Jalan sehat dan pameran UMKM mitra binaan Bank Jateng digelar untuk mengenalkan Kredit Mitra Jateng 25 pada acara Grebeg Pantura di Taman Rakyat Slawi (Trasa), Minggu (11/2/2018) pagi.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat melepas ratusan peserta jalan sehat mengatakan Mitra Jateng 25 merupakan bentuk keberpihakan Pemprov Jateng kepada pengusaha kecil.

"Mitra Jateng 25 merupkan solusi bagi UMKM terhadap masalah akses modal yang menyulitkan mereka untuk mengembangkan usaha mereka. Pengusaha kecil dapat mengakses modal dengan mudah karena Bank Jateng turun dengan suku bunga terendah se-Indonesia, yakni hanya tujuh persen," kata Ganjar.

Baca: Prakiraan Cuaca, Akhir Pekan Ini Potensi Hujan Lokal di Beberapa Wilayah Jateng

Apalagi, lanjutnya, KMJ 25 merupakan kredit tanpa agunan, proses mudah, dan cepat.

Selain itu, pengusaha UMKM dapat berkonsultasi jika ada masalah dengan usahanya agar terus didorong untuk berkembang.

Akses permodalan yang cepat dan mudah itu, kata dia, bisa didapatkan semua masyarakat.

"Pedagang, nelayan, petani, bisa mendapatkan itu. Harapannya, masyarakat di tingkat paling kecil bisa hidup mandiri dan mengembangkan usahanya. Berdikari ekonomi bisa terwujud," ujarnya.

Orang nomor satu di Jateng itu menjelaskan saat ini, sudah ada 16 ribu debitur atau UMKM yang mengikuti KMJ 25.

Selama dua tahun, akses permodalan itu berjalan dengn lancar.

Menurutnya, KMJ 25 menginspirasi bank swasta lain maupun bank BKK dan BPR untuk mengadakan program dengan kredit tanpa agunan serta proses mudah dan cepat.

"Mereka juga menurunkan suku bungai menjadi delapan persen. Bahkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang semula 12 persen menjadi sembilan persen," ucap Ganjar.

Baca: TNI dan BPBD Bahu Membahu Buka Akses Jalan yang Tertimbun Longsor di Batang

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved