Bambang: Banyak Begal Pakai Obat Keras 'Alusan' Agar Berani dan Hilang Akal
Yang dirasakan hanya halusinasi. Banyak begal pakai ini (obat alusan-Red) karena hilang akal sehat, jadi berani tarung
Selain saingan dengan sesama bandar, ia juga harus berhadapan dengan petugas. Selain itu, sanksi moral berupa cibiran warga kampung juga ia rasakan.
"Tapi kalau enaknya gampang cari uang. Bahkan, teman saya sesama bandar ada yang sampai beli rumah. Tapi kalau saya uangnya habis buat hura-hura, namanya uang kayak gitu, dapatnya gampang habisnya juga gampang," ucapnya, seraya tertawa.
Bambang berujar, kunci sukses menjadi bandar obat keras adalah harus pintar merawat jaringan, baik kepada pembeli maupun lingkaran yang ada di dalamnya, termasuk petugas. Selain itu, bandar harus pintar membaca situasi.
"Di bisnis kayak gini (ilegal-red), konsumen itu berharga. Kalau jualan baju konsumen telat bayar pasti kita nggak mau nawari baju lagi kan? Tapi kalau konsumen obat, dia telat bayar tapi kok minta barang lagi, ya harus dikasih, kalau tidak dia bisa diambil bandar lain, dan akhirnya jaringan terputus," terangnya. (tim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/vitamin-d-obat.jpg)