Usai Banjir, Warga Brebes Bersih-bersih Eceng Gondok di Aliran Sungai Pemali
Setelah empat hari lebih dilanda banjir, genangan air di sejumlah titik di pemukiman Brebes mulai surut.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Setelah empat hari lebih dilanda banjir, genangan air di sejumlah titik di pemukiman Brebes mulai surut.
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir kembali, sejumlah pihak bersama- sama membersihkan tanaman eceng gondok di Sungai Sigeleng Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/ Kabupaten Brebes.
Sungai ini merupakan daerah aliran Sungai Pemali.
Ratusan warga yang juga dibantu personel dari Kodim 0713/ Brebes, Polres Brebes, Yonif 407/PK, Dinas Lingkungan Hidup Brebes dan perangkat desa bersih- bersih agar hambatan aliran air berkurang dan tidak mengakibatkan genangan.
Kades Randusanga Kulon, Maryoko, mengapresiasi semua pihak yang sudah peduli dengan penanganan banjir yang menggenangi sejumlah daerah di Brebes, termasuk desanya.
"Semoga para masyarakat terdampak banjir dapat sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan terutama di daerah aliran sungai ini," ujarnya.
Randusanga Kulon juga mengalami dampak banjir akibat tersumbatnya arus air Sungai Sigeleng.
Selain membersihkan eceng gondok, mereka juga membongkar perangkap udang dan ikan di sungai itu.
Perangkap udang dan ikan itu dinilai juga menghambat aliran air sungai.
"Semoga dengan pembongkaran ranggon (perangkap) pemancingan dapat memperlancar pembuangan air ke laut dan menghindarkan Brebes serta desa kami dari banjir kedepannya," kata pria yang akrab disapa Bang Jarot itu.
Rencananya akan segera dipasang tanda atau papan peringatan di beberapa titik di Sungai Sigeleng itu. Tulisannya, dilarang keras membuat perangkap udang dan di sepanjang sungai.
"Jika dilanggar, akan dicabut paksa. Karena itu sangat merugiakan serta membahayakan seluruh masyarakat Brebes baik pemukiman maupun lahan pertaniannya, sementara pihak yang diuntungkan hanyalah satu pihak saja," imbuhnya.
Sementara, Pasiops Kodim 0713/Brebes, Kapten Inf Wajirin, mengatakan sasaran normalisasi air sungai kali ini tidak hanya pembersihan eceng gondok tapi juga hambatan air lain.
"Kami menerjunkan satu excavator beserta operatornya untuk mempercepat normalisasi sampah, lumpur dan eceng gondok," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warga-membersihkan-eceng-gondok_20180216_171338.jpg)