Api di Matahari Kudus Sudah Bisa Dikendalikan, Namun Asap Masih Mengepul
Petugas melokalisir keberadaan api agar tidak merembet ke bangunan lain. Petugas melakukan penyekatan dengan menyiramkan air agar api tidak merembet.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m nur huda
"Kalau untuk Matahari itu di lantai dua. Isinya fesyen. Sebagian lantai satu lainya sepatu dan sandal. Untuk lantai tiga terdapat food court, bioskop. Lantai satu terdpat kios yang bukan milik Matahari," tandasnya.
Menurut Djarot, Matahari mulai menempati gedung yang disewa dari Pemerintah Kabupaten Kudus itu sejak 1990.
Sementara jumlah pekerja yang ada di pusat perbelanjaan tersebut kisaran 300 orang.
"Untuk penyebab kami serahkan semuanya kepada pihak kepolisian. Dan juga kerugian pasti masih belum kami ketahui. Yang pasti apa yang telah kami kelola sudah kami asuransikan," tandasnya.
Sementara Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.
"Olah TKP tidak bisa langsung kita lakukan, karena bangunan masih dalam keadaan panas. Kami juga akan lakukan identifikasi forensik," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/api-matahari-kudus-dikendalikan_20180222_145557.jpg)