Tribun Community

Komunitas Pajero Indonesia Bersatu Bersiap Touring Hingga Sulawesi

Beragam menu kuliner lokal tersaji di puluhan stan memeriahkan acara yang diikuti anggota komunitas se-Indonesia tersebut.

Komunitas Pajero Indonesia Bersatu Bersiap Touring Hingga Sulawesi
TRIBUN JATENG/DWI LAYLA
Suasana Anniversary Pajero Bersatu Indonesia. Deretan mobil milik peserta memenuhi Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (17/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM - Komunitas Pajero Indonesia Bersatu (PIB) baru saja menggelar acara ulang tahun pertamanya di Kota Semarang sebulan lalu. Acara yang berlangsung selama beberapa hari ini, puncaknya berada di sepanjang Jalan Pahlawan Semarang.

Ratusan mobil Mitsubishi Pajero dengan berbagai warna, berjajar rapi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Beragam menu kuliner lokal tersaji di puluhan stan memeriahkan acara yang diikuti anggota komunitas se-Indonesia tersebut.

Ketua PIB Chapter Mahesa Jenar (Semarang), Apriono menjelaskan, alasan mengapa memilih Kota Semarang sebagai pusat diadakannya acara tersebut.

Yang paling utama yakni posisi geografisnya, yang berada di tengah pulau Jawa. Selain itu, ia ingin destinasi wisata di Kota Semarang dikenal oleh masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa.

"Karena anggota komunitas ini tersebar di berbagai kota di Indonesia, maka kami memilih kota paling tengah, yaitu di Kota Semarang. Supaya yang datang dari arah timur maupun barat menempuh jarak yang sama. Sekaligus, kami ingin kota ini wisatanya bisa semakin dikenal masyarakat luar Jawa," kata

Ini yang unik dari komunitas PIB, yakni penggunaan nama-nama orang di zaman kerajaan, sebagai nama setiap chapter. Untuk sementara ini, komunitas PIB masih terdiri dari 10 chapter, di antaranya Mahesa Jenar (Semarang Raya), Brawijaya (Surabaya Raya), Jayabhaya (Kediri Raya), Anglingdarma, Notohadinegoro (Jember Raya), Bumi Majapahit, Arya Jipang (Bandung Raya), Angso Duo (Jambi Raya), Mulawarman (Kalimantan Timur), dan Ternate.(Maluku Raya).

"Sebenarnya masih ada lima chapter. Tetapi sekarang sedang proses inisiasi, karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Setiap chapter memang kami bagi berdasarkan karesidenan. Dari 10 chapter tersebut, setidaknya ada 235 mobil Pajero yang masuk Kota Semarang," paparnya.

Setiap chapter memiliki aturan yang berbeda-beda. Misalkan saja chapter Mahesa Jenar yang mewajibkan adanya kopi darat sebulan sekali. Selain itu untuk mendaftar menjadi anggota baru, tidak dikenakan biaya apapun. Menurut Apriono, anggota Mahesa Jenar sudah melakukan touring terjauh hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam waktu dekat, komunitas ini juga akan melakukan touring ke Pulau Lombok.

"Dalam waktu dekat kami touring ke Pulau Lombok. Sedangkan touring nasionalnya nanti ada di Pulau Sulawesi, dan finalnya ada di Tana Toraja," tambah Apriono.

Komunitas PIB di seluruh Indonesia memiliki aturan yang ketat tentang konvoi saat touring. Yang paling utama kecepatan dibatasi antara 70 sampai 100 km/jam, dan setiap touring per 30 mobil harus dikawal satu voorijder. Di hari ulang tahunnya yang pertama, komunitas PIB juga melakukan deklarasi bersama Polda Jateng untuk mendukung ketertiban berlalulintas.

"Kami mewajibkan seluruh anggota harus taat dengan aturan lalu lintas yang berlaku. Dimanapun jalan yang dilalui, anggota tidak boleh melanggar. Karena dampaknya akan berpengaruh dengan nama PIB itu sendiri," jelasnya.

Selain mematuhi aturan lalu lintas, pengurus juga wajib melaporkan keuangan secara rutin kepada seluruh anggota. Tujuannya, supaya tidak ada kesalahpahaman antaranggota dan pengurus.

Hal itulah yang membuat beberapa anggota yang sebelumnya bergabung dengan komunitas lain, bermanuver ke komunitas PIB. Jika ditotal, hampir ada 1.000 anggota PIB yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Untuk saat ini member yang paling banyak dari Jawa Timur. Karena memang PIB dibentuk dari sana," pungkasnya. (*)

Penulis: faisal affan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved