Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tersambar KA, Saksi Mata: Tiap Hari Pulang Sekolah Aldion Selalu Sebrangi Rel

Aldion Satria Wibowo (13), warga Jalan Mandasia, Krapyak, Semarang Barat meninggal setelah dirinya tersambar Kereta Api (KA) Kamandaka

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Perlintasan kereta api tanpa palang di mana menjadi jalur Aldion dan teman-temannya menyeberang saat pulang sekolah, KM 5+300, Tambakharjo, Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aldion Satria Wibowo (13), warga Jalan Mandasia, Krapyak, Semarang Barat meninggal setelah dirinya tersambar Kereta Api (KA) Kamandaka di daerah Tambakharjo, Semarang Barat pada hari ini, Kamis (5/4/2018) sekitar pukul 14.32 WIB.

Remaja yang merupakan pelajar kelas VIII di SMPN 31 Semarang tersebut meninggal seketika karena mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat hantaman KA relasi Purwokerto-Semarang itu.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Dewi Anggraeni (29), kecelakaan bermula ketika Aldion (arah utara rel) bersama tiga rekannya sedang berjalan menuju ke rumah mereka masing-masing saat pulang sekolah (ke arah selatan rel).

Menyeberangi perlintasan KA merupakan jalur mereka pulang setiap harinya. 

Saat tiba di perlintasan tanpa palang pintu tersebut, mereka sempat berhenti menunggu karena sedang ada kereta api dari arah timur (Semarang) yang melintas.

Namun, setelah KA itu lewat dan mereka mulai menyeberang, tanpa diduga ada kereta api lain dari arah barat (Tegal) yang melintas.

Akibatnya, KA yang melaju kencang tersebut langsung menyambar tubuh Aldion yang berada di tengah perlintasan itu, sementara rekan yang lain masih dapat menghindar.

Sambaran tersebut membuat tubuh Aldion terpental sejauh 5 meter hingga masuk ke dalam selokan tepat di sebelah rumah Dewi. 

Seketika itu Dewi langsung menghampirinya dan mencoba menolong mereka.

“Sontak, teman-temannya yang selamat berteriak minta tolong. Saya dan warga secepat mungkin berdatangan menolongnya,” cerita Dewi kepada Tribunjateng.com.

Namun, saat didatangi, pelajar tersebut sudah tidak bernyawa dengan luka di sekujur tubuhnya.

Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Semarang Barat dan petugas yang mendapat laporan tersebut langsung menuju ke lokasi.

Begitu tiba di lokasi mereka langsung mengevakuasi jenazah pelajar tersebut kemudian lanjut melakukan olah tempat kejadian perkara. 

"Jenazah pelajar SMP itu langsung kami bawa ke RSUP dr Kariadi untuk diperiksa lebih lanjut," ungkap Kapolsek Semarang Barat Kompol Nur Cahyo.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved