Yuk Mengenal Lebih Dekat Organisasi Ikatan Keluarga Sumba Semarang
Ikatan Keluarga Sumba Semarang saat ini lebih banyak berkutat pada kegiatan keagamaan dan sosial bagi saudara-saudara di Sumba
Penulis: Lita Febriani | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setiap kota di Indonesia pastinya terdapat beberapa warga perantauan yang tengah mencari rejeki maupun menimba ilmu.
Kota Semarang satu di antara daerah tujuan rantau tersebut.
Beberapa warga rantau tersebut biasanya memiliki organisasi yang beranggotakan dari satu daerah.
Semisal, Organisasi Ikatan Keluarga Sumba Semarang yang pada Minggu (22/4/2018) mengadakan Sandlewood Cup 2018, sebagai ajang mengakrabkan mahasiswa perantauan dari berbagai daerah di Semarang.
Ikatan Keluarga Sumba Semarang saat ini lebih banyak berkutat pada kegiatan keagamaan dan sosial bagi saudara-saudara di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
"Tahun 2005, kita membantu keluarga di daerah yang mengalami gizi buruk, dan membuat penggalangan dana untuk rumah adat yang terbakar.
Rumah adat di Kampung Tarung di Sumba Barat," tutur Ketua Umum Ikatan Keluarga Sumba Semarang Ferdinand Lobo pada Tribunjateng.com saat acara Sandlewood Cup di Tunjang Futsal, Minggu (22/4/2018).
Selain itu terdapat kegiatan rutin yaitu makrab bagi mahasiswa baru yang menempuh pendidikan di Jawa dan Bali.
"Makrab setiap bulan September Oktober setiap mahasiswa baru datang ke sini, makrabnya sendiri tahun kemarin diikuti dari mahasiswa Sumba di Jawa dan Bali," tambah Ferdinand Lobo.
Tak hanya itu, organisasi yang sudah beranggotakan 200 orang lebih ini selalu eksis dalam kegiatan kebudayaan.
Bulan Februari lalu misal, organisasi yang sudah ada sejak tahun 80an ini adakan acara Temu Warga Sumba Sejawa dan Bali di Balaikota Semarang.
"Untuk kegiatan kebudayaan sendiri kita selalu eksis. Kegiatan Temu Warga Sumba Sejawa Bali juga pernah kami adakan di Balaikota Semarang sekitaran bulan Februari kemarin," terangnya.
Ferdinan Lobo menceritakan pada Tribunjateng.com bahwa untuk basecamp organisasi mereka saat ini masih belum tetap.
"Tempat berkumpul atau basecamp kita masih berpindah. Sementara kita sekarang di Mugas Dalam, ada juga di Lempongsari, terkadang juga di Papandayan," tutup Ferdinand Lobo.(Lee)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ikatan-keluarga-sumba-semarang_20180422_222705.jpg)