KASUS NARKOBA

Menyedihkan, 35 Pecandu Narkoba di Jateng Berusia Anak Sekolah

Jumlah itu menunjukkan bahwa tidak sedikit anak usia sekolah yang kemudian menjadi ketergantungan dengan narkoba.

Menyedihkan, 35 Pecandu Narkoba di Jateng Berusia Anak Sekolah
tribunjateng/rival almanaf/ist
RAPAT - Suasana rapat koordinasi lintas sektoral di Dinas Sosial Provinsi Jateng, Rabu (9/5/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Miris. Ada 35 orang dari 147 pasien yang mengikuti program rehabilitasi ketergantungan narkotika dan obat terlarang di Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) seluruh Jateng masih berusia di bawah 18 tahun.

Seluruhnya masih dalam masa sekolah yang kemudian harus berhenti sejenak dari pendidikannya.

Jumlah itu menunjukkan bahwa tidak sedikit anak usia sekolah yang kemudian menjadi ketergantungan dengan narkoba.

Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza Kementerian Kesehatan Waskito Budi Kusumo mengungkap mayoritas penyalahguna tersebut susah kembali berbaur ke masyarakat setelah selesai proses rehabilitasi.

"Nah ini menjadi kendala tersendiri bagi penyalahguna saat kemudian selesai direhabilitasi kemudian mereka tidak diterima kembali di kehidupan secara umum maka potensi untuk kembali menjadi pecandu itu akan terbuka," terangnya saat ditemu Tribunjateng.com, Rabu (9/8/2018) lalu.

Oleh karena itu pihaknya saat ini berkeliling ke seluruh provinsi untuk menggelar koordinasi lintas sektoral antara dinas kesehatan, tenaga kerja, dan pendidikan. Tujuannya adalah membukakan jalur bagi para pecandu yang telah selesai melakukan rehabilitasi agar bisa kembali terjun ke masyarakat.

"Jadi mereka, pecandu yang usia sekolah selesai rehabilitasi kesulitan diterima kembali untuk belajar, mereka yang dewasa kesulitan bisa bekerja, jadi dengan menggandeng instansi lain, mereka ini nantinya bisa mudah kembali mendapat sekolah dan pekerjaan," jelas Budi. (tribunjateng/val)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved