Ki Enthus Susmono Meninggal Dunia
Teknik Pagelaran Wayang Ki Enthus Susmono 'Mak Greng', Ini Kata Sahabat
Sebagai dalang wayang kulit Enthus Susmono memiliki penggemar dari berbagai kalangan,
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: galih permadi
Jika Dalang wayang kulit pada umumnya menggunakan pakem klasik-an sesuai aslinya seperti pementasan Ki Manteb Sudarsono, yang juga guru Ki Enthus Susmono.
Enthus Susmono berani mengkreasikan makna budaya zaman old dengan zaman now secara apik.
"Mak greng" itulah istilahnya. Selama menjabat sebagai Bupati Tegalpun Enthus selalu ceplas-ceplos.
"Dia memiliki ciri khas sendiri, namanya seni, ia bisa menjadi dirinya sendiri," imbuh Yono Daryono.
Semasa hidup lakon wayang yang ditampilkan Ki Enthus Susomo yang membuat Yono Daryono paling berkesan yakni saat mementaskan Sugriwo-Subali.
"Saat tarung terasa kreasi yang berbeda di sana, apalagi di padukan dengan musik," jelas Yono.
Itulah ciri khas Ki Enthus Susmono yang selalu dirindukan para penggemarnya.
Banyak anak muda yang tertarik menonton pentas Ki Enthus terlebihlagi saat mementaskan wayang lupid.
Sosok tersebut meski telah tiada, karyanya abadi melalui kisah-kisa pewayangan dan karya wayangnya.(*)