Mudik Lebaran
PERHATIAN! Laju Kendaraan di Jalan Tol Salatiga-Solo Dibatasi 40 Km/jam, Ini Alasannya
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan.
TRIBUNJATENG.COM - Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), David Wijayanto, selaku penanggung jawab pengerjaan, menyatakan, laju kendaraan pemudik yang melalui tol Salatiga-Solo akan dibatasi 40 km/jam.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan.
Hal itu mengingat kondisi jalur tersebut yang masih bersifat fungsional, dalam artian belum sepenuhnya siap dilalui.
David membenarkan pada 8 Juni nanti tol Salatiga-Solo bisa dilalui meski sifatnya fungsional. Selain itu, berlaku satu arah dan hanya untuk kendaraan kecil, sementara truk dan bus besar dilarang lewat.
"Pada 8-17 Juni difungsikan satu arah menuju timur. Kemudian pada 18-24 Juni 2018 atau arus balik difungsikan satu arah menuju barat," katanya, kepada Tribun Jateng, Minggu (3/6).
Terkait dengan jam operasional, menurut dia, jalur Salatiga-Solo akan difungsikan sejak pukul 06.00-17.00. Tetapi, jika pihak Kepolisian menghendaki lebih dari batas waktu itu, pihaknya mengaku siap jika difungsikan sampai pukul 21.00.
Sementara untuk tol Solo-Ngawi pada Lebaran nanti dibuka dua arah 24 jam untuk semua jenis kendaraan.
Tetapi, sifatnya juga masih fungsional menunggu surat penetapan opersional oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Untuk saat ini, David menjelaskan, pengecoran masih terus dilakukan agar pada saat Lebaran nanti tol Salatiga-Solo bisa difungsikan.
Persiapan lain berupa menyediakan rest area dan kendaraan operasional seperti ambulans.
Selain membatasi laju kendaraan hanya 40 Km/jam pihaknya juga membatasi kendaraan yang boleh melintas tol Salatiga-Solo hanya kendaraan kecil.
Adapun, pantauan Tribun Jateng yang hendak memantau kesiapan tol Semarang-Solo harus terhenti di gerbang tol Barukan, Salatiga. Hal itu karena akses masuk menuju wilayah timur masih ditutup petugas.
Pantauan Tribun Jateng, Jumat (1/6) siang, jalan beton menuju ke arah Solo masih tertutup plastik.
Belasan pekerja terlihat sibuk merapikan jalur agar pada saat Lebaran nanti bisa dilalui pemudik.
Seorang petugas jaga yang tidak diketahui namanya mengatakan, akses masuk gerbang tol Barukan masih ditutup karena masih ada pengerjaan. Rencananya pada 8 Juni baru bisa dilalui, meskipun masih bersifat fungsional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tol-colomadu_20180530_210116.jpg)