Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bullying di PPDS

Bullying di Program Pendidikan Dokter Spesialis Kembali Terjadi, Junior Diminta Bayari Tiket Konser

Kasus perundungan di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) tidak hanya terjadi di Undip.

Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng / Bram Kusuma
Ilustrasi Kemenkes: Senior Diduga Minta Uang ke Mahasiswi PPDS Risma hingga Rp 40 Juta Per Bulan 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus perundungan di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) tidak hanya terjadi di Undip.

Kasus serupa kini mencuat di Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang.

Jika kasus di Undip sudah sampai ke tahap putusan sidang yang menyeret Ketua PPDS Anestesi, Kasus di Unsri baru ramai di ranah dugaan.

Baca juga: Nasib Mantan Kaprodi Anestesi PPDS Undip, Ajukan Banding Malah Divonis Lebih Berat

Baca juga: Penyebab Kuasa Hukum Keluarga Aulia Risma Kecewa atas Putusan Hakim di Kasus PPDS Undip

Kasus di Unsri mencuat ketika seorang dokter residen junior diduga menjadi korban intimidasi oleh oknum seniornya.

Korban dikabarkan mengalami tekanan berat yang mengakibatkan munculnya keinginan untuk melakukan percobaan bunuh diri hingga memutuskan untuk mengundurkan diri dari program pendidikan spesialis tersebut.

Munculnya kabar ini menambah panjang daftar isu perundungan di lingkungan medis. 

Dikutip tribunjateng.com dari Sripoku (tribunnetwork) setidaknya terdapat tiga momentum besar yang menyeret nama PPDS Unsri terkait dugaan perundungan dan kekerasan sejak tahun 2024 hingga awal 2026.

Berikut Sripoku.com rangkumkan rentetan kasus dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan PPDS Unsri:

1. Dugaan Eksploitasi Finansial (Januari 2026)

Kasus terbaru viral setelah diunggah oleh akun Instagram @medicstory.id.

Isu yang diangkat adalah dugaan pemerasan finansial dan eksploitasi gaya hidup.

Diduga dokter residen junior dikabarkan dipaksa membiayai kebutuhan mewah oknum senior, mulai dari tiket konser, biaya clubbing, sewa lapangan olahraga, hingga uang semesteran senior.

Tekanan ini berdampak serius pada kesehatan mental residen junior hingga mengalami depresi berat.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak rektorat Unsri maupun rumah sakit pendidikan terkait.

2. Kasus Kekerasan Fisik oleh Konsulen (April 2025)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved