Tak Pamit Orangtua, Lima Pendaki Dijemput di Pos 7 Gunung Slamet
Lima pendaki remaja terpaksa dijemput oleh Tagana dan relawan dari Pos 7 puncak Gunung Slamet, Jumat (22/6)
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
"Mereka dalam kondisi sehat, cuma agak lemah karena kurang perbekalan makanan,"katanya
Pendakian lima remaja ke Gunung Slamet ini, menurut Adi, terbilang nekat. Selain pergi tanpa pamit hingga membuat banyak orang bingung, dua di antara lima remaja itu mendaki tanpa membawa bekal sama sekali.
Padahal, jalur pendakian Gunung Slamet bukan medan yang mudah ditaklukkan, terlebih tanpa membawa bekal dan perlengkapan mendaki yang memadai.
"Itu pelanggaran mendaki tanpa bekal. Mereka juga pamitnya hanya mendaki sampai pos 1 tapi ternyata sampai di pos 7," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lima-pendaki-remaja-terpaksa-dijemput-oleh-tagana-dan-relawan-dari-pos-7-puncak-gunung-slamet_20180622_205645.jpg)