Mantan Kapten PSIS Ngunduh Mantu, Semua Tamu Undangan Kenakan Jersey
Turut meramaikan Piala Dunia 2018, sebuah pesta pernikahan di Semarang digelar dengan konsep berbeda dan unik
Penulis: Puspita Dewi | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Demam piala dunia memang menjadi wabah yang mendunia.
Meski Indonesia sendiri tidak mengikuti ajang tersebut, namun sebagian warganya turut tertular demam itu.
Salah satunya terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Turut meramaikan Piala Dunia 2018, sebuah pesta pernikahan di Semarang digelar dengan konsep berbeda dan unik.
Pesta yang berlangsung di Hotel Dafam, Semarang pada Sabtu (23/6/2018) siang itu, dihadiri oleh ratusan tamu undangan yang mengenakan jersey.
Pada pipi tamu undangan, tampak lukisan berbagai bendera negara digoreskan di sana.
Puluhan bola sepak juga digantung di langit-langit bersanding dengan daun rambat.
Rupanya, pesta 'Ngunduh Mantu' itu digelar oleh Mantan Kapten PSIS (Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang), Sudaryanto, yang menikahkan putra kedua-nya, Andianto Abdillah dengan Putri Mentari.
Perlu diketahui, Sudaryanto merupakan pemain PSIS tahun 1984-1993, ia juga sempat menjabat sebagai kapten pada tahun 1986-1987.
Di hari bahagia putranya itu, mantan Kapten PSIS tersebut mengaku ingin menggelar sebuah pesta pernikahan yang terkesan santai dan lebih akrab.
"Kita kan orang sport, jadi lebih menyukai suasana santai dan akrab," ungkapnya kepada Tribun Jateng.
Keputusan Sudaryanto untuk mengusung tema 'Piala Dunia' itu tentunya tidak lepas dari keinginan sang putra.
Keduanya rupanya sama-sama ingin memberikan dukungannya untuk ajang bergengsi yang digelar 4 tahun sekali itu.
"Dengan adanya pesta pernikahan bertema bola ini, secara tidak langsung kami juga sedang membangunkan euforia bola dibenak tamu undangan," ungkap Sudaryanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pernikahan_20180623_143631.jpg)