Bonbin Mangkang atau Semarang Zoo akan Direhab dan Dipercantik

Destinasi wisata Taman Marga Satwa Mangkang yang sekarang menjadi Semarang Zoo akan dipercantik dengan tambahan wahana baru.

Bonbin Mangkang atau Semarang Zoo akan Direhab dan Dipercantik
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN naik gajah di Bonbin Mangkang Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Destinasi wisata Taman Marga Satwa Mangkang yang sekarang menjadi Semarang Zoo akan dipercantik dengan tambahan wahana baru. Hal itu agar Semarang Zoo semakin disukai para pengunjung.

Direktur Semarang Zoo, Samsul Bahri Siregar mengatakan, penambahan wahana tersebut merupakan bagian dari perbaikan di Semarang Zoo secara keseluruhan. Dengan demikian diharapkan pendapatan dari tiket masuk juga akan semakin tinggi.

Koleksi Harimau benggala Bonbin Mangkang bertambah setelah kelahiran tiga bayi, Jumat (13/1).
Koleksi Harimau benggala Bonbin Mangkang bertambah setelah kelahiran tiga bayi, Jumat (13/1). (Tribun Jateng/Galih Permadi)

"Pada Lebaran kemarin jumlah pengunjung Semarang Zoo mencapai 89.000 orang. Itu hanya 10 hari Lebaran. Dari jumlah itu, total pendapatan sampai Rp 1,7 miliar. Dari pencapaian itu, destinasi ini sangat berpotensi untuk menambah pendapatan Pemkot Semarang," kata Samsul, Senin (25/6/2018).

Samsul masih merahasiakan jenis wahana apa saja yang akan ditambahkan di Semarang Zoo nantinya. Hanya saja, seiring rebranding yang dilalukan Pemkot Semarang, maka mau tidak mau wajah kebun binatang yang menjadi andalan Kota Semarang tersebut harus ada pembenahan.

"Di antaranya kami juga meminta agar taman lalu lintas bisa kami kelola. Namun masih terkendala belum dilakukannya serah terima kepimilikan," ujarnya.

Terkait koleksi satwa, Samsul memaparkan, saat ini pihaknya belum bisa menambah atau bertukar satwa dengan kebun binatang lainnya. Pasalnya Semarang Zoo saat ini belum memiliki ijin lembaga konservasi (LK).

LIBURAN DI BONBIN- Sejumlah pengunjang Bonbin Mangkang menyaksikan hewan koleksi. Hingga akhir tahun 2013 ini, Bonbin Mangkang ditarget mampu meraih retribusi Rp 1,8 miliar.
LIBURAN DI BONBIN- Sejumlah pengunjang Bonbin Mangkang menyaksikan hewan koleksi. Hingga akhir tahun 2013 ini, Bonbin Mangkang ditarget mampu meraih retribusi Rp 1,8 miliar. (TRIBUN JATENG/ABDUL ARIF)

Namun ditargetkan, tahun ini LK bisa turun lewat DPRD Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang. Sehingga klasifikasi fauna yang ada saat ini bisa bertambah dengan cara menukar binatang.

"Saat ini sendiri ada beberapa jenis binatang misalnya buaya dan harimau, di mana populasinya terlalu banyak. Jika kebanyakan bisa ditukar, nah ini membutuhkan LK. Tahun ini rencananya bisa turun," harapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, akan merehab lokasi wisata satwa tersebut agar lebih menarik. Menurutnya, hal itu akan mulai dilakukan pada 2018 ini.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (baju putih), menyapa pengunjung Bonbin Mangkang, Kota Semarang, Selasa (19/6/2018).
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (baju putih), menyapa pengunjung Bonbin Mangkang, Kota Semarang, Selasa (19/6/2018). (IST)

Ita, sapaan Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengatakan, Semarang Zoo merupakan tempat wisata yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar. Dengan catatan, pengelolaan dan pembenahan semua lini di Semarang Zoo harus lebih baik agar bisa menjadi destinasi wisata unggulan.

"Rencananya, Semarang Zoo akan mengusung konsep wisata seperti Bali Zoo, sehinga nantinya bisa menjadi wisata andalan di Semarang maupun Jawa Tengah. Jadi tidak hanya memamerkan fauna, namun juga dilengkapi dengan wahana bermain lainnya," katanya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved