Pilkada 2018

KPK Tahan Gubernur Terpilih Maluku Utara

KPK Tahan Gubernur Terpilih Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus. Apakah dia akan dilantik Mendagri?

KPK Tahan Gubernur Terpilih Maluku Utara
tribunnews.com
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyatakan, pihaknya akan memfasilitasi pelantikan calon Gubernur Maluku Utara apabila Ahmad Hidayat Mus dinyatakan menang dalam Pilkada. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyatakan, pihaknya akan memfasilitasi pelantikan calon Gubernur Maluku Utara apabila Ahmad Hidayat Mus dinyatakan menang dalam Pilkada.

"Sepanjang dia (Ahmad Hidayat Mus) belum inkrah, dinyatakan bersalah, masih punya hak. Kalau dia (Kemendagri) mau untuk melantik, maka kami akan fasilitasi," ujar Basaria di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (2/7).

Ahmad Hidayat Mus merupakan mantan Bupati Sula yang menjadi tersangka dugaan pengadaan fiktif pembebasan lahan Bandara Bobong yang menggunakan APBD Kabupaten Kepulauan Sula pada 2009.

Sejak Senin kemarin, KPK menahan Ahmad Hidayat Mus untuk 20 hari pertama.

Dalam Pilkada Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar menang versi hitung cepat dengan perolehan 28,76 persen suara.

Pasangan nomor urut 1 ini merupakan pasangan yang diusung Partai Golkar dan PPP.

Basaria mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari pihak terkait, dalam hal ini Kemendagri perihal pelantikan Ahmad.

Sementara itu, Senin petang, Ahmad Hidayat Mus keluar dari gedung KPK telah mengenakan rompi berwana oranye setelah menjalani pemeriksaan.

"Bagi saya ini (penahanan) adalah bagian dari nilai tukar yang sangat luar biasa sangat mahal harganya. Kita sudah menang pilkada ini adalah nilai tukar," kata Ahmad. (tribunjateng/kps/Tribunnews)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved