PPDB Online

Orangtua Calon Siswa Kecewa Anaknya Tergeser Pengguna SKTM

Orangtua Calon Siswa Kecewa Anaknya Tergeser Pengguna SKTM. Akhirnya dia cabut berkas dan mendaftar di swasta

Orangtua Calon Siswa Kecewa Anaknya Tergeser Pengguna SKTM
tribunjateng/mahasiswa UIN Magang/Febbi Ferkhitilawati
Antrean pendaftaran PPDB Online tingkat SMA di Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suhartini (bukan nama sebenarnya) menyayangkan nama putra keduanya tergeser dari daftar aman sebuah SMAN di Kabupaten Semarang.

"Yang lebih sakit itu yang menggeser para pemegang SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dengan nilai yang lebih rendah dari anak saya. Kalau begini, SKTM seakan jadi surat sakti untuk masuk ke sekolah pilihan," terangnya, Minggu (8/7) kemarin.

Sadar posisi sang anak mendekati level bawah, karyawati sebuah toko itu lantas mencabut berkas-berkas dan dibawa ke sekolah swasta.

Suhartini mengaku kecewa dengan sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Ibu dua anak itu berpendapat SKTM jangan semata dimanfaatkan sebagai tiket gratis masuk sekolah favorit.

Menurutnya, calon siswa harus berkompetisi secara adil, tanpa dokumen-dokumen pendukung.

"Kalau fenomenanya seperti itu, saya pun rela mencari SKTM bodong agar anak keterima mudah. Tetapi hati saya itu gak sampai kalau bohong soal kesejahteraan. Amit-amit kalau mengaku miskin," ungkapnya.

Dia berharap sistem SKTM tahun ini dapat dikaji ulang oleh penyelenggara PPDB. Sistem tersebut dikatakannya tidak adil. (tribunjateng/daniel)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved