Jomblo Harus Tahu, Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Susah Dapat Pasangan
Ternyata, susah mendapatkan pasangan bisa dipengaruhi dari sisi psikologi dan genetik lho!
Penulis: Suci Rahayu | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suci Rahayu
TRIBUNJATENG.COM - Biasanya, pada usia-usia mendekati setengah abad, orang mulai membandingkan kehidupan asmaranya dengan orang lain yang seumuran.
Sementara kamu masih makan sendiri, nonton sendiri, dan belanja sendirian, orang-orang seusiamu sudah mendapatkan pasangan mereka masing-masing.
Terlebih lagi bagi orang-orang yang belum juga mendapatkan kekasih hingga lewat usia 30.
Lalu kamu mulai berfikir, apa yang berbeda dari dirimu sampai kamu tak kunjung menemukan teman hidup.
Tentu saja ada banyak faktor dan alasan, mungkin memang kamu belum mau berkomitmen, atau mungkin belum jodoh saja.
Dan menemukan orang yang tepat sebagai teman hidup juga bukan hal yang harus dilakukan secara buru-buru.
Tapi apa sih sebenarnya faktor yang membuatmu sulit dekat dengan lawan jenis sehingga kamu jadi jones?
Ternyata, hal tersebut dapat dipengaruhi dari sisi psikologi dan genetik lho!
Inilah penjelasan ilmiah mengapa kamu lama menjomblo dilansir dari channel Asap Science.
Faktor pertama yang memicumu menikmati kesendirian terlalu lama adalah pola asuh orangtua.
Faktor psikologi ini disebut dengan pola kasih sayang atau 'attachment style'.
Dijelaskan, jika saat bayi kamu mendapatkan perhatian yang baik dan mendapat dukungan emosional yang baik, maka kamu akan tumbuh menjadi orang yang nyaman berinteraksi dan percaya dengan orang lain.
Sebaliknya, jika kamu dibesarkan dengan pola overprotektif atau lingkungan yang cuek, ini membuatmu merasa tak nyaman berada di sekitar orang lain, tidak percaya diri, atau memiliki ketakutan akan ditinggalkan.
Hal ini sangat berpengaruh pada cara bergaulmu saat dewasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jomblo-thirdwheel-forever-alone_20180715_115600.jpg)