KISAH! Pria Ini 22 Tahun Hidup Sendiri Setelah Semua Anggota Sukunya Tewas Dibantai
Pria berusia sekitar 50 tahun itu tinggal seorang diri di hutan Amazon, Brasil, selama 22 tahun, setelah seluruh anggota sukunya terbunuh
Pria itu juga bakal menghadapi "pistoleros", sebuah istilah yang merujuk pada senjata api yang digunakan oleh kelompok bersenjata yang disewa untuk kepentingan merebut tanah mereka.
Pada tahun 2009, perkampungan sementara yang didirikan oleh Funai digeledah oleh kelompok bersenjata. Mereka menyebarkan ancaman di lokasi itu.
Hutan Amazon Brasil adalah rumah bagi suku-suku terasing, menurut Survival International.
Kontak dengan dunia luar juga beresiko bagi mereka, yang dapat berakibat kematian akibat penularan virus atau bakteri dari dunia luar.
"Di satu sisi kita tidak perlu tahu segala hal tentang dia," kata Watson mengomentari sosok pria itu.
"Tapi keberadaan dia adalah simbol dari apa yang hilang di sekitar kita, yaitu keragaman manusia yang luar biasa ini." (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/suku-terasing-brazil_20180721_133436.jpg)