Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Forum Guru: Membangun Keluarga Sadar Anak

Dan tentunya mengandung maksud dan tujuan mulia yang semuanya bermuara untuk optimalnya tumbuh kembang anak

Tayang:
Tribun Jateng

Oleh Nur Rakhmat, S.Pd.

Guru SDN Kalibanteng Kidul 01 UPTD Pendidikan Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang

TRIBUNJATENG.COM - “Setiap anak adalah unik. Mereka memiliki bakat, minat, dan potensi yang berbeda. Bimbing dan didiklah mereka sesuai keunikannya.”

Itulah untaian kata yang terdapat dalam instagram Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penuh hikmah dan nasehat mendalam serta sarat dengan pendidikan karakter di dalamnya.

Dan tentunya mengandung maksud dan tujuan mulia yang semuanya bermuara untuk optimalnya tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Namun, untuk menerima dan memahami konsep tersebut jelas tidak mudah. Hal ini disebabkan masih ada orang tua yang belum bisa memahami perkembangan dan pertumbuhan anaknya dengan baik.  

Contoh konkret yang sering kita jumpai adalah banyak orang tua yang masih berpegang prinsip bahwa konsep kepandaian tolak ukurnya hanya pada aspek kognitif atau intelektual saja. Misalnya saat penerimaan rapor atau penilaian ulangan, masih ada orang tua yang merasa malu karena anaknya tidak pandai karena nilai matematikanya kurang baik.

Disadari atau tidak, jika konsep tersebut masih terus dibiarkan, hal tersebut pasti akan beresiko bagi perkembangan anak, utamanya bagi perkembangan mental dan psikologis anak. Lalu bagaimana langkah yang bisa dilakukan agar anak terhindar dari kesalahpahaman orang tua yang dapat berujung ke malpraktek pendidikan anak?

Keluarga Sadar Anak

Ya, keluarga sadar anak hemat kami adalah progam atau langkah konkret yang dapat diterapkan oleh orang tua atau pihak yang berkecimpung dalam dunia anak seperti guru dan pengasuh anak untuk menerapkan konsep pendidikan anak dengan baik sesuai dengan perkembangan anak.

Keluarga sadar anak juga merupakan langkah yang sangat tepat dilaksanakan oleh orang tua maupun guru untuk bisa membangun konsep positif anak agar menjadi generasi hebat dan berkarakter yang bisa membanggakan orang tua, bangsa, agama dan negara serta bermanfaat untuk ummat manusia.

Selain itu, mengapa keluarga sadar anak tepat dan efektif diterapkan? Hal ini didasarkan kondisi nyata saat ini banyak anak yang telah berperilaku menyimpang atau tidak berperilaku sesuai dengan perkembangan mereka.

Kondisi tersebut dikuatkan pada hasil penelitian dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2010 terdapat sekitar 80 juta anak telah mengakses pornografi daring. Selian itu, berdasar penelitian Kominfo bekerjasama dengan Unicef (2014) bahwa anak-anak berbohong mengenai usia untuk mendapat akses situs internet.(Kompas, 23 Juli 2018).

Kondisi tersebut jelas sangat menggambarkan bagaimana tidak sadarnya orang tua terhadap anak. Kondisi tersebut juga jelas menggambarkan bahwa kita masih belum sadar bahwa bahaya mengancam anak-anak kita di tempat yang kita anggap aman yaitu di rumah. Kita juga belum sadar bahwa kita telah menjerumuskan anak-anak kita dengan fasilitas yang ternyata kontrol kita juga kurang terhadap fasilitas tersebut, misalnya HP dan internet.

Untuk menangkis efek negatif tersebut dibutuhkan keluarga sadar di dalamnya. Keluarga sadar anak adalah keluarga yang sadar bahwa anak adalah aset yang butuh bimbingan dan dorongan untuk berhasil.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved