Peramal Ada Spesialisasi? Mbah Mijan Ungkap Perbedaannya dengan Roy Kiyoshi dan Ki Joko Bodo
Mbah Mijan menyebut, aliran yang dianut dirinya dan Ki Joko Bodo berseberangan.
Penulis: Suci Rahayu | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suci Rahayu
TRIBUNJATENG.COM - Perihal ramal-ramalan selalu memiliki peminatnya sendiri di masyarakat.
Di belahan dunia manapun, terdapat sosok yang sebagian orang percaya dapat melihat ke masa depan atau menerawang hal-hal yang tak banyak orang ketahui.
Di Indonesia sendiri, keberadaan peramal atau dukun sering disebut sebagai 'orang pintar'.
Istilah itu merujuk pada kemampuan orang tersebut untuk mengetahui hal di luar pengetahuan manusia lain.
Seringnya, para peramal di kaitkan dengan hal-hal mistis.
Dari masa ke masa, sosok peramal di Indonesia datang dan pergi silih berganti.
Namun yang pasti, di setiap masa, ada setidaknya satu peramal yang tengah terkenal dan naik daun.
Pada tahun 2017 hingga 2018 ini, sosok Mbah Mijan dan Roy Kiyoshi tengah populer.
Sementara di masa sebelumnya terdapat beberapa nama di antaranya Ki Joko Bodo dan Ki Kusumo.
Mereka sering disamaratakan dengan sebutan peramal.
Bagaimana tidak, mereka semua 'menebak' menggunakan terawangan yang mereka dapat dari berbagai hal semisal mimpi, aura, hawa, dan visi.
Mereka juga sama-sama dikaitkan dengan hal-hal mistis dan gaib.
Mbah Mijan sering dikaitkan dengan hal gaib seperti pelet, susuk, dan sebagainya.
Sedangkan Roy Kiyoshi lebih condong kepada membaca hal yang terlihat seperti karma atau roh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/roy-kiyoshi-mbah-mijan-ki-kusumo-dan-ki-joko-bodo_20180731_133606.jpg)