FOCUS

TAJUK: Malangnya Malang

Tapi, sungguh malang jika kondisinya seperti di Kota Malang kekinian. Kota ini terancam ‘lumpuh’ karena wakil rakyatnya tinggal 4 orang.

TAJUK: Malangnya Malang
tribunjateng/bram
Sujarwo atau Pak Jarwo wartawan Tribun Jateng 

Ditulis Oleh Wartawan Tribun Jateng, Sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Delapan pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih hasil Pilkada 2018 boleh lega. Hai ini, Rabu (5/9/2018), mereka dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, mereka dilantik karena hasil Pilkada tidak digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebelumnya, pelantikan gubernur dan wakil gubernur hasil Pilkada 2018 dijadwalkan 17 September mendatang.

Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo, salah satunya yang bakal dilantik. Ganjar menduga pelantikan dimajukan karena Presiden Jokowi ingin para kepala daerah terpilih bisa bekerja lebih cepat di provinsinya masing-masing.

Ya, pemimpim daerah bekerja cepat didukung semua unsur di dalamnya memang sebuah keharusan. Rakyat pun menghendaki begitu mengingat perubahan zaman yang bergerak cepat.

Tapi, sungguh malang jika kondisinya seperti di Kota Malang kekinian. Kota ini terancam ‘lumpuh’ karena wakil rakyatnya tinggal 4 orang.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi pengesahan RAPBD Perubahan Kota Malang tahun 2015.

Dengan demikian, totalnya ada 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang menjadi tersangka kasus tersebut.

"Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Halaman
12
Penulis: sujarwo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved