FOCUS
TAJUK: Malangnya Malang
Tapi, sungguh malang jika kondisinya seperti di Kota Malang kekinian. Kota ini terancam ‘lumpuh’ karena wakil rakyatnya tinggal 4 orang.
Penulis: sujarwo | Editor: m nur huda
Malang sendiri menorehkan sejarah sebagai daerah yang menjadi bagian penting lahirnya kerajaan besar.
Majapahit didirikan sebagai kelanjutan Singosari. Pantas saja pada bagian bawah lambang Kota Malang terdapat motto “Malang Kucecwara”.
Motto itu usulan dari almarhum Prof Dr R Ng Poernatjaraka yang berarti Tuhan menghancurkan yang bathil, dan menegakkan yang benar.
Kalimat itu dipakai karena dinilai erat hubungannya dengan asal mula Kota Malang pada zaman Ken Arok, pendiri Kerajaan Singorasi pada abad 13.
Sayang, rakyat Malang kini harus menanggung malu karena ulah sebagian besar wakil rakyatnya. Rakyat pun layak kecewa, bukan kucecwara, terhadap wakilnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sujarwo-atau-pak-jarwo-wartawan-tribun-jateng_20171010_071937.jpg)