Dua Tahun Berjalan, Kampung Matematika Semakin Populer
Tak hanya dikenal dengan wisatanya, ternyata kecamatan Tawangmangu kab Karanganyar juga memiliki kampung tematik bertema matematika.
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Matematika merupakan pelajaran yang dianggap sulit oleh sebagian masyarakat, namun desa di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini malah terkenal sebagai Kampung Matematika, Kamis (6/9/2018).
Tak hanya dikenal dengan wisatanya, ternyata kecamatan Tawangmangu kab Karanganyar juga memiliki kampung tematik bertema matematika.
Adapun dua desa di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar ini telah populer dengan sebutan Kampung Matematika sejak tahun 2016 lalu, gaungnya telah dikenal.
Desa Bandardawung dan Desa Karanglo, bahkan menjadi rujukan studi banding kunjungan-kunjungan dari berbagai daerah.
Latar belakang dari kampung Matematika ini berawal ketika adanya temuan nilai prestasi murid Sekolah Dasar (SD) SD 03 Bandardawung mampu meraih nilai terbaik dalam ujian nasional bidang matematika. Rata-rata capaian angka UN siswa SD itu adalah 9,3 pada tahun 2014.
Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar pun sampaikan apresiasinya kepada para relawan yang terdiri dari guru-guru SD baik yang masih aktif maupun telah purna tugas tersebut.
“Ide-ide orisinal yang tumbuh dari sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk kemajuan pendidikan harus kita dukung. Sikap Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani harus kita kedepankan,”ujar Juliyatmono.
Setelah dua tahun berjalan, kampung matematika kini semakin berkembang dan kian sering dikunjungi berbagai rombongan dari luar Provinsi Jateng hingga luar Pulau Jawa.
Seiring dengan perubahan kurikukulum SD yang berlangsung dewasa ini, materi yang diberikan dalam latihan sore di kampung matematika pun menyesuaikan.
Bahkan perubahan tersebut tak menyurutkan semangat para relawan serta siswa yang mengikuti latihan matematika. Hampir setiap hari dalam seminggu, selalu ada jadwal latihan matematika rutin. Peserta latihan matematika tiap tahun makin bertambah.
Pada sore hari, tiap kelompok belajar berkumpul di tempat yang telah ditentukan masing-masing. Ada kelompok yang melaksanakan latihan di balai warga, rumah warga, dan berbagai tempat lainnya.
Metode pelatihan matematikanya pun dilakukan dengan santai dan dirancang informal, para peserta yang terdiri dari siswa-siswi pendidikan dasar ini terlihat antusias.
“Saya tidak ingin ini diubah menjadi pikiran formal, ini merupakan seperti taman bermain, dengan dibuat egaliter, ramah, menyenangkan, dan mengembirakan.
Tidak ada tekanan karena situasi,” kata Bupati Karanyangar.
Kerjasama antar para relawan dan Pemerintahan Kabupaten Karanganyar semakin meningkatkan kualitas latihan serta sarana prasarana di Kampung Matematika. Hingga kini, dua tahun berlalu setelah launching resminya, Kampung Matematika di Kabupaten Karanganyar semakin terkenal di seluruh nusantara. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kampung-matematika_20180906_211650.jpg)