Pemilihan Ketua RT di Lalung Karanganyar Serasa Pilkada
Pemilihan Ketua RT di Lalung Karanganyar Serasa Pilkada.Pemilihan Ketua RT digelar di masjid, para petugas mengenakan batik
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Proses pemilihan ketua RT diberlangsungkan selayaknya proses pilkada di RW 14 desa Badran Mulyo Kelurahan Lalung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Senin (10/9/2018).
Pemilihan Ketua RT digelar di masjid, para petugas mengenakan batik bersiap menyambut warga atau pemilih.
Empat bilik suara terjajar di samping lima calon ketua RT yang sedang duduk berjajar.
Adapun dua kotak suara telah dipersiapkan untuk mengumpulkan surat suara yang telah digunakan oleh para pemilih.
Setelah namanya dipanggil oleh petugas, warga pun diharuskan menunjukkan surat undangan yang telah dibagikan sebelumnya.
Tak lupa petugas di pintu masuk mengingatkan para pemilih untuk meletakkan handphone masing-masing di tempat yang telah disediakan, sebelum memasuki bilik suara.
Usai menggunakan hak pilihnya di bilik suara, warga memasukkan surat suaranya ke kotak suara.
Namun perbedaanya dengan Pilkada pada umumnya, sistem pembubuhan tinta di jari pemilih tidak diberlakukan. Usai menggunakan hak suaranya, warga menerima sekotak snack yang telah dipersiapkan panitia.
"Tujuan dari pemilihan ini untuk melatih demokrasi bagi masyarakat, dua kali periode sebelumnya para sesepuh menunjuk kandidat yang akan dijadikan ketua RT, kemudian kandidat yang ditunjuk itu dipilih secara langsung saat pertemuan RT, nah kalo yang ini, pemilik suara terbanyak saat pertemuan warga dijadikan sebagai kandidat. Kemudian sistem pemungutan suara selanjutnya dilakukan selayaknya pilkada," ungkap ketua RW 14, Sarwanto.
Ada pula perbedaan pemilihan ketua RT ini dibandingkan dengan Pilkada umumnya, yaitu para aparat TNI dan Polisi memiliki hak suara serta dapat menjadi kandidat.
Sedangkan cara mengisi surat suara adalah dengan mencontreng kandidat yang dipilih oleh warga.
Sementara daftar pemilih didapatkan dari 180 KK terdaftar. "Nah dari 180 KK itu diambil bapak dan ibu saja yang mendapat hak suara," imbuhnya.
Seperangkat perlengkapan pemungutan suara ini pun dipinjam dari KPU kab Karanganyar, khusus untuk agenda pemilihan ketua RT 2 di RW 14 Desa Badran Mulyo, Lalung, Karanganyar.
Pelaksanaan pemilihan ketua RT seperti ini, selain membiasakan warga berdemokrasi juga supaya benar-benar menampung aspirasi warga secara menyeluruh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemilihan-ketua-rt-di-badran-mulyo-karanganyar-serasa-pilkada_20180910_113107.jpg)