Breaking News:

Kuliner Semarang-Menikmati Senja di Kahatkene, Tempat Nongkrong yang Nggak Bikin Kantong Jebol

Kahat merupakan bahasa gaul Semarang tahun 80-an yang memiliki arti makan. Sedang Kene artinya sini. Jadi Kahatkene memiliki arti makan di sini

Editor: muslimah
Kedai Kahatkene tempat nongkrong mahasiswa Undip. (sumber: ig @kahatkene) 

TRIBUNJATENG.COM - Nongkrong dan mahasiswa bak dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Nongkrong sudah menjadi kebutuhan bagi anak-anak muda.

Berbagai tempat nongkrong dengan konsep unik pun mulai banyak bermunculan seperti di Tembalang atau di kawasan Universitas Diponegoro Semarang.

Satu diantaranya yaitu Kedai Kahatkene. Dari namanya saja sudah unik bukan? Kahatkene berasal dari 2 kata yaitu Kahat dan Kene.

Kahat merupakan bahasa gaul Semarang tahun 80-an yang memiliki arti makan. Sedang Kene  artinya sini. Jadi Kahatkene memiliki arti makan di sini.

Yang unik dan berbeda dari kedai Kahatkene dibandingkan tempat makan lainnya yaitu Kedai Kahatkene memiliki 2 lantai dimana salah satu lantainya berkonsep semi outdoor.

“ Jadi di sini kami ada dua area yang pertama lantai bawah dan area kedua terdapat tempat lesehan yang terbuka, sensasi duduk di rumput hijau dengan fasilitas rumput sintetis, jadi memang suasananya ngga seperti tempat makan pada umumnya,” jelas Audy Aldiano Owner Kahatkene  Selasa (4/9/2018).

Suasana semi outdoor di area lantai 2 yang cocok untuk nongkrong (sumber: ig @kahatkene)
Suasana semi outdoor di area lantai 2 yang cocok untuk nongkrong (sumber: ig @kahatkene) ()

Selain karena suasana yang mampu membangkitkan mood, kedai ini juga menawarkan makanan dan minuman yang tentunya tidak membuat kantong jebol.

“Karena saya mencoba menyasar mahasiswa kelas menengah ke bawah, jadi untuk harga makanan dan minuman disini pun kurang lebih sekitar 15 ribu an per porsi. Jadi saya ingin kedai yang tempatnya semi terbuka, nyaman, fasilitas lengkap tapi harganya masuk di kantong mahasiswa,” ujar Audy.

Menu yang ditawarkan cukup beragam mulai dari makanan berat, minuman, camilan hingga dessert juga tersedia disini.

Adapun menu andalan di kedai Kahatkene yaitu ada nasi goreng dan juga rice bowl (nasi mangkok).

Untuk nasi goreng ada berbagai macam varian mulai dari nasi goreng kari, nasi goreng rendang, nasi goreng jeruk nipis,nasi goreng thailand dan nasi goreng kemangi. Sedangkan untuk rice bowl ada nasi ayam crispy dengan berbagai macam saus seperti saus keju, bolognese, sambal matah dan juga sambal taichan.

Nasi Goreng Thailand ala kedai Kahatkene (sumber: ig @kahatkene)
Nasi Goreng Thailand ala kedai Kahatkene (sumber: ig @kahatkene) ()

Nasi Goreng Thailand ala kedai Kahatkene (sumber: ig @kahatkene)

“Saya paling suka Nasi Goreng Kari nya kalau disini, kaya akan bumbu pokoknya kerasan enak.. Pas lah pokoknya,” tutur Bening salah satu pengunjung Kahatkene.

Berbeda dengan nasi goreng di tempat makan lain, nasi goreng yang disajikan di kedai Kahatkene kaya akan bumbu dan juga rempah.

“Memang nasi goreng di sini kami buat unik, dengan menambahkan bumbu-bumbu seperti kari, rendang, daun kemangi kan jarang dan tentunya kaya akan rempah jadi rasa dan aroma nya sudah pasti berbeda dengan nasi goreng lainnya, maka nya di sini best seller,” lanjut Audy

Tempat makan satu ini tentunya sangat recommended bagi kalian para mahasiswa. Selain karena harga menu yang ramah di kantong, kedai Kahatkene juga cocok bagi kalian yang hobi selfie.

Suasana yang menyerupai taman dan lampu yang dipasang di setiap sudutnya menambah keindahan Matahari yang terbenam. Para penikmat senja tentunya akan betah berlama-lama di tempat ini.

Nah tunggu apa lagi, penasaran dengan Kahatkene? Langsung saja datang di Kedai yang berada di Jalan Tirto Agung no. 28 Tembalang . Kahatkene buka setiap hari mulai Pukul 09.00 pagi hingga 10.00  malam. (Pingki Anggraeni/Elizabeth Diana/Magang Tribunjateng.com)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved