Bupati Karanganyar : Pentingnya Masa Lalu untuk Kehidupan Masa Depan
Bupati Karanganyar beserta segenap Forkopimda kali ini sambangi Dusun Gaum, Tasikmadu, Karanganyar pada Kamis (13/9/2018) malam.
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Menjalankan jadwal rutinnya untuk sholat berjamaah bersama masyarakat, Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta segenap Forkopimda kali ini sambangi Dusun Gaum, Tasikmadu, Karanganyar pada Kamis (13/9/2018) malam.
Saat kesempatannya memberikan tauziah usai sholat isya, Juliyatmono, tak lupa mengucapkan selamat tahun baru Hijiriyah para para jamaah.
Menurutnya, manusia di era modern ini tetap wajib menghargai dan menghormati para pendahulunya.
“Masa lalu itu penting karena tidak mungkin ada masa depan tanpa adanya perjuangan di masa lalu”, ujar Juliyatmono.
Bupati Karanganyar, menekankan kembali untuk senantiasa melihat masa lalu karena dengan melihat masa lalu, maka masa depan bisa terlihat lebih baik.
Masa lalu yang buruk harus ditinggalkan dan dijadikan pelajaran.
"Karena kita tidak akan kembali lagi ke masa lalu.
Ibarat orang memanah, semakin jauh tarikan busurnya maka anak panah semakin jauh melejit," imbuhnya.
Menurutnya, hal tersebut dapat diterapkan di kehidupan manusia di era globalisasi ini.
Usai memberikan tauziah, orang nomor satu di kabupaten Karanganyar ini berikan bingkisan, secara simbolik bingkisan diterima oleh takmir masjid Al Mukhorobin, Sunarmanto. (jje)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-karanganyar_20180914_163221.jpg)