Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pertolongan Pertama yang Dilakukan saat Digigit Ular: Korban Tidak Boleh Terlalu Banyak Bergerak

Gigitan kering idealnya diidentifikasi dengan munculnya tanda gigi dan taring, tetapi tidak merasakan ada racun yang disuntikkan

Tayang:
Editor: muslimah
The Hans India
Ilustrasi digigit ular 

TRIBUNJATENG.COM - Ular adalah predator yang ditakuti manusia karena bisanya yang mematikan.

Itulah sebabnya sangat penting untuk mengetahui jenis-jenis gigitan ular (beracun atau tidak beracun) dan apa yang harus dilakukan jika digigit ular.

Saat menjelajah hutan misalnya, seseorang bisa kapan saja menjadi korban gigitan ular.

Melansir dari laman Boldsky, Sabtu (22/9/2018), berikut jenis-jenis gigitan ular, racun dan pertolongan pertama yang dilakukan saat digigit ular.

1. Gigitan kering

Gigitan kering adalah gigitan ular berbisa tetapi tidak melepaskan racun.

Menurut definisi, gigitan kering dipahami sebagai "ular berbisa yang menggigit tanpa envenoming".

Frekuensi gigitan kering bervariasi di antara spesies ular.

Gigitan kering idealnya diidentifikasi dengan munculnya tanda gigi dan taring, tetapi tidak merasakan ada racun yang disuntikkan.

Meskipun ular yang tidak berbahaya yang menggigitmu, sebaiknya kamu perhatikan mungkin masih ada infeksi karena gigitan ular atau reaksi alergi.

F
boldsky.com

2. Gigitan vena

Ketika ular menggigit dan melepaskan racun, gigitannya menyalurkan bisa.

Gejala gigitan ini dimulai dengan rasa sakit kemudian membuat area membengkak.

Gejala gigitan ular berbisa dapat memperburuk jika gigitan tidak ditangani.

Gejala berat gigitan ular bisa menyebabkan mual, kejang dan kelumpuhan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved