Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Yuk Intip, Macam-macam Keunggulan Kampung KB di Kelurahan Kota Tegal

"Misalnya dibuat cendol, kerupuk dan olahan lainnya," kata Diah kepada Tribunjateng.com.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: suharno
Istimewa
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal, Diah Triastuti. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal, Diah Triastuti mengatakan potensi wilayah pada Kampung KB akan menjadi identitas tersindiri bagi kelurahan yang memilikinya.

Hal tersebut dikatakan Diah saat membuka pembinaan Kader Kesehatan Keluarga se-Kota Tegal, Jumat (5/10/2018).

Kegiatan yang digelar di ruang Adipura Balai Kota Tegal itu dihadiri seratusan kader kesehatan keluarga se-Kota Tegal.

Diah mencontohkan, seperti halnya Kampung KB di Kelurahan Muarareja, Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Menurut Diah, beberapa waktu yang lalu, DPPKBP2PA dengan Disnakerin Kota Tegal bersama-sama melatih mengolah rumput laut yang diikuti ketua Pokja beserta anggotanya.

Hasilnya, rumput laut yang biasa hanya ditanam dan dijual saat panen ternyata dapat diolah menjadi beraneka olahan.

"Misalnya dibuat cendol, kerupuk dan olahan lainnya," kata Diah kepada Tribunjateng.com, usai acara.

Baca: Sampai November 2018, Mobil Disdukcapil Kota Tegal Bakal Keliling SMA

Selain itu, tambah Diah, ada juga Kampung KB di Kelurahan Kalinyamat Wetan yang dibina tentang pengelolaan Bank Sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal.

Kemudian, wilayah lain seperti di Kelurahan Margadana yang masih dirintis untuk produk unggulan seperti jenang.

Kampung KB di Kelurahan Panggung, ada potensi wisata Pulo Kodok yang saat ini sudah menjadi perhatian Pemkot Tegal dan masyarakat.

"Untuk wilayah Kampung KB di Kelurahan Slerok, disana belum menemukan produk unggulan/potensi yang ada disana. Ada yang usul produk kerajinan tangan, dari limbah pelepah pisang. Hal ini dimaksud agar produk tersebut menjadi unggulan di kampung KB," tambahnya.

Selain mendorong pada Kampung KB memiliki produk unggulan, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk menggunakan Metode KB Jangka Panjang (MKJP).

"Kalau IUD dan Implan, masyarakat sudah familier, kedepan kita akan fokus pada MOW (Metoda Operasi Wanita) dan MOP (Metoda Operasi Pria)," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved