Breaking News:

LIPUTAN KHUSUS: Tour Guide dan Geliat Desa Wisata di Jateng Tumbuhkan Kemandirian Ekonomi Warga

Pengelolaan potensi wisata berbagai desa di Jateng memacu kreativitas dan geliat roda ekonomi masyarakat setempat.

TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Desa wisata 

Selain itu, Sujarwo berujar, Dasun mempunyai garis pantai sepanjang ‎3,6 kilometer yang belum bisa dimaksimalkan. Hal itu karena akses jalan sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer menuju pantai masih belum layak dilalui.

Di wilayah itu hanya terdapat akses jalan setapak menuju pantai, sehingga tak dapat dilalui kendaraan roda empat atau lebih.
"Sudah kami ajukan, tapi juga belum ada tanda-tanda untuk direalisasikan. Padahal, akses jalan itu sangat‎ penting, agar potensi pantai bisa digarap," terangnya.

Magnet ekonomi

‎Terpisah, Sekretaris Desa atau Carik Dasun, Exsan Ali Setyonugroho mengemukakan, selain berbagai potensi wisata yang ada, RTH juga menjadi magnet ekonomi baru bagi warga sekitar. Saat ini, RTH sudah menjadi semacam 'alun-alun kedua' bagi warga Lasem.

"Jika sore menjelang petang, banyak masyarakat yang menjadikan RTH sebagai tempat berkumpul, rekreasi kecil-kecilan bagi warga sekitar," bebernya.‎

Tak heran, menurut dia, hal itu kemudian‎ dimanfaatkan warga untuk menggelar berbagai dagangan. Pun persewaan beberapa wahana permainan anak-anak juga turut‎ tumbuh, seperti mandi bola.

"Ada sekitar 20 pedagang dan juga pengelola‎ wahana permainan. Dari aktivitas itu, mereka bisa mendapatkan Rp 300.000 dalam sehari. Geliat ekonomi dari eksistensi desa wisata saat ini sungguh signifikan dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya," terangnya.

Exsan mengatakan, para muda-mudi yang menjadi karyawan BUMDes pun ‎saat ini bisa mendapat penghasilan cukup layak. Mereka digaji di atas upah minimum kabupaten (UMK) Rembang. Sebagai gambaran, UMK Rembang 2018 berada di angka Rp 1,53 juta/bulan.

"‎Dulu, mendapat upah atau penghasilan setara UMK saja masyarakat di sini sudah bersyukur," ujar alumni Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini.

‎Ketua Pokdarwis Pesona Bahari Dasun, Joko Supeno mengakui, awalnya banyak warga setempat yang memandang sebelah mata usaha mengoptimalkan potensi wisata yang ada di desa setempat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved