Gempa Donggala

Sebanyak 12 Korban Gempa Palu Tiba di Karanganyar, Begini Proses Kepulangannya

Sebanyak 12 Korban Gempa Palu Tiba di Karanganyar, Begini Proses Kepulangannya

tribunjateng/yasmine aulia/ist
Sebanyak 12 warga Karanganyar yang berada di Palu, Sulawesi Tengah, telah berhasil pulang kembali ke Bumi Intanpari, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 12 warga Karanganyar yang berada di Palu, Sulawesi Tengah, telah berhasil pulang kembali ke Bumi Intanpari, Selasa (9/10/2018).

Enam orang warga Kab Karanganyar, Jawa Tengah, telah kembali bersama keluarganya masing-masing pada Minggu (7/10/2018).

Sebelumnya, 6 dari 12 orang telah tiba di Kab Karanganyar pada kloter pertama, Jumat pagi (5/10/2018).

Kepulangan warga asli Bumi Intanpari yang turut menjadi korban saat bencana mengguncang area Palu beberapa waktu lalu tak lepas dari segala upaya para relawan Karangpandan (Rendan) yang bekerjasama dengan berbagai pihak.

Karena berbagai hal, kepulangan 12 warga Karanganyar ini terpisah menjadi dua kloter.

Enam orang warga Karanganyar korban musibah Palu di kloter kedua ini tiba di Kecamatan Karangpandan sekitar pukul 20.00 WIB.

"Kepulangan mereka melalui beberapa proses yaitu melalui hubungan WA pada hari Jumat sore pukul 17.30 WITA, mereka berhasil dihubungi Anggota Rendan yang berada di Palu.

Selanjutnya mereka diarahkan untuk merapat menuju bandara Sis Aljufri Palu untuk menemui para relawan dan tim SAR.

Kemudian keenam orang tersebut bisa dicarikan antrian pada hari Minggu pukul 08.00 WITA dan berhasil mendapatkan tumpangan naik pesawat hercules menuju bandara Hassanudin Makssar," ungkap Ketua Rendan, Darmoko.

Sampai di bandara Makassar, mereka menghubungi anggota Rendan.

Rendan pun langsung memesankan enam tiket pesawat komersil menuju bandara Adi Sucipto, Yogyakarta.

Pemulangan 12 warga Karanganyar yang turut terkena musibah bencana di Palu pun telah berhasil.

Adapun para relawan masih tetap melakukan pelacakan warga Karanganyar lainnya yang mungkin masih berada di Palu, Sulawesi Tengah. (*)

Penulis: Yasmine Aulia
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved