Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ketua IPHI Karanganyar Ingin Peserta Bimbingan Manasik Pahami Niat Ibadah Haji

Agenda bimbingan manasik haji ini selalu diselenggarakan jauh-jauh hari sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: suharno
Istimewa
Sekda Kabupaten Karanganyar saat buka bimbingan manasik haji di gedung IPHI Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar mehadiri sekaligus meresmikan bimbingan manasik haji tahun 2019, Sabtu (13/10/2018).

Kegiatan ini digelar di gedung Ikatan Persaudaran Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karanganyar.

Ketua IPHI Abdul Mu’id dalam pidato sambutannya menyampaikan saat ini beberapa Kecamatan, yakni Jumapolo, Jumantono, Jatipuro, Jatiyoso dan Jaten telah mengadakan pelatihan manasik di masing-masing Kecamatan.

"Kalau untuk Kabupaten baru mau menyelanggarakan, ini sama dengan IPHI Surakarta yang juga baru saja memulai rangkaian bimbingan ini," jelas Abdul Mu'id dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com.

Baca: Pemkab Karanganyar Bantu Warga Jumapolo Korban Gempa Palu Rp 1 Juta/KK

Kami akan menyiapkan pramugari khusus unttk membimbing bukan hanya pramugari biasa di pesawat.

Tapi pramugari khusus untuk mendampingi sampai di tanah suci.

Penyelenggaraan kurang lebih sekitar 18 hari untuk praktek ibadah haji dan umroh.

Kasubag TU Haji Wuryanto MM yang hadir mewakili Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar dalam sambutannya menyampaiakan walaupun pelaksanaan ibadah haji masih lama.

Akan tetapi, agenda bimbingan manasik haji ini selalu diselenggarakan jauh-jauh hari sebelumnya.

"Ini didasari dari jama’ah haji di tanah suci yang walaupun sudah sering mengikuti bimbingan manasik haji, masih saja banyak ditemui kesalahan yg dilakukan saat menjalani rangkaian ibadah," imbuhnya.

Wuryanto menambahkan segala ibadah yg dilakukan di tanah suci harus didasari dengan niat ibadah yang sangat kuat.

Jika sampai terjadi niat yang keliru, misal niatnya mau rihlah (rekreasi), menurutnya, tidak akan mendapat pahala dan bisa merusak ibadah.

Hadir mewakili Bupati Karanganyar yakni Sekda Karanganyar Samsi.

Samsi mengatakan banyak kecamatan yang menyelenggarakan bimbingan haji, tetapi pesertanya sedikit.

Hal ini membuat Pemkab Karanganyar yang memfasilitasi dan menjadikan bimbingan manasik haji.

”Tulung diikuti semua rangkaian kegiatan bimbingan manasik ini, agar lebih percaya diri dalam menunaikan ibadah di tanah suci, dan niatkan seutuhnya hanyab untuk ibadah kepada Allah,” jelas Samsi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved