Dalam Lima Tahun, Bunga Bakai Sudah Dua Kali Tumbuh di Pekarangan Rumah Eded
Bunga itu tumbuh di sekeliling tumbuhan di pekarangan depan rumah milik Eded Karnadi.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: galih pujo asmoro
Bunga yang mahkotanya berdiameter 40 sentimeter dan tinggi yang sama kini tak berbau semenyengat sebelumnya.
Tapi serangga dan lalat masih mengerumini putik bunga.
Mahkota bunga kini mulai layu.
Diperkirakan beberapa hari kemudian bunga akan mengering.
Keberadaan bunga bangkai itu membuat warga sekitar penasaran.
Ada yang datang untuk sekadar melihat, ada pula yang mengabadikannya menggunakan kamera telepon genggam.
Seorang warga bernama Sri Chilyati (53) salah satu yang penasaran.
Dia rela datang untuk melihat bunga yang jarang dijumpai.
Meski memiliki bau yang tidak nyaman saat terhidup oleh indra pencium, tapi rasa penasarannya jauh lebih besar.
Dia tahu keberadaan bunga dari unggahan di facebook, untuk mengobati rasa penasarannya, dia rela datang dari Kelurahan Sunggingan atau sekitar 3 kilometer dari tempat di mana bunga tumbuh.
“Saya tahu dari unggahan di facebook, terus saya ingin tahu, penasaran, maka saya datangi,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bunga-bangkai_20181022_165749.jpg)