Tahukah Kamu, Pilot dan Co-Pilot Diminta Tak Menyantap Makanan yang Sama Saat di Kokpit, Kok Bisa?
Pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang dikabarkan jatuh di pantai di utara Bekasi, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi
Ini bukan aturan yang diturunkan oleh Federal Aviation Administration (FAA).
Kendati demikian, kebanyakan perusahaan penerbangan menerapkan peraturan mereka sendiri mengenai hal ini.
Alasannya pun masuk akal.
Jika makanannya salah—dan menyebabkan keracunan, misalnya—maka kopilot yang menyantap makanan berbeda seharusnya tidak ikut keracunan dan tetap bisa mengambil alih menerbangkan pesawat.
Selain itu, kebanyakan pilot menghindari makanan-makanan tertentu yang bisa menimbulkan risiko sakit perut, seperti ikan mentah atau sambal, sebelum dan selama jam kerja karena alasan yang sama.
Kabar tentang keracunan makanan di kokpit nyaris tidak pernah terdengar, kecuali pada tahun 1982.
Sebuah penerbangan dari Boston ke Lisbon berbalik arah saat 12 awak pesawat, termasuk pilot, kopilot, dan teknisi penerbangan, jatuh sakit setelah makan puding berbahan tapioka yang mengandung racun.
Selain itu, dua pilot di Inggris mendapat keracunan makanan pada tahun 2010 saat bertugas.
Beruntung, kejadian seperti ini cukup langka. (Sajian Sedap)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pilot_20180905_113527.jpg)