Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gondoroso Peramu Sesaji Keraton Solo Bingung Cari Penggantinya, Harus Janda

Gondoroso Peramu Sesaji Keraton Solo Bingung Cari Pengganti, Harus Janda. Anak-anaknya tak ingin ikuti jejak.

Tayang:
Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/GALIH PERMADI
Sri Murdarsih, Gondoroso Peramu Sesaji Keraton Solo Bingung Cari Pengganti. 

"Seminggu sebelumnya, buat dulu di rantaman (rancangan/catatan), saya minta sekian. Nanti, jumlahnya dihitung berapa. Sisa (kembalian) di belanjaan, ya upahnya. Kalau dirinci yah susah ya. Umpama, kiblat empat minta harga sekian. Kalau wuku dukut (Ritual/sesaji) biasa, itu Rp 1.250.000. Tapi kalau dipakai buah buahan, itu hampir Rp 4 Juta. Tadi kemisan, hanya sedikit. Hanya Rp 750 ribu," imbuhnya.

Dalam pembuatan sesaji Sri ditempatkan pada nampan. Sesajinya itu ditaruhnya di sudi (daun pisang).

“Tidak boleh pakai kertas. Harus daun pisang. Daun pisang harus dilap. Bersihin dulu, dipotong-potong baru dipakai. Kalau bikin 150-an (Sudi). Kalau bikin tumpeng bisa 1000-an. Cuman kalau pesannya kebanyakan yah repot. Tenaganya sedikit," keluhnya. (bas/gpe/oni/lil/mif)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved