Tiga Hari Motor Berada di Luar Kos, Jaiz Ternyata Sudah Meninggal Gantung Diri
Irfan curiga lantaran motor korban dibiarkan terkena panas dan hujan sejak Sabtu (3/11/2018)
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih pujo asmoro
Laporan wartawan Tribun Jateng, Saiful Ma'sum
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang pria ditemukan tergantung di kamar kosnya di Srikaton Selatan, RT 4 RW 7 Purwoyoso, Ngaliyan, Semarang Barat.
Pria yang sehari-hari disapa Jaiz itu diperkirakan sudah meninggal dunia tiga hari jelang ditemukan.
Penanggungjawab kos, Irfandi Prasetiawan merupakan orang pertama yang mengetahui keadaan Jaiz sekitar pukul 17.15, Senin (5/11/2018).
Menurutnya, saat itu, ia baru saja pulang kerja.
Ia mulai merasa curiga terkait Jaiz lantaran sepeda motor korban telah terparkir di luar sejak Sabtu (3/11/2018).
"Sepeda motornya sejak Sabtu kepanasan dan kehujanan," kata dia.
Lantaran itulah, Irfan berniat menanyakan pada korban.
Namun saat mengetuk pintu kamar korban, ia tidak mendapat jawaban.
Kecurigaannya makin bertambah saat mencium bau tak sedap dari dalam kamar korban.
Irfan lantas membuka pintu kamar yang saat itu kondisinya tidak terkunci.
Betapa kagetnya dia saat melihat tubuh Jaiz tergantung.
"Saya langsung lapor ke mertua yang tinggal terpisah," ucap dia.
Selain itu, ia juga melapor ke pihak kepolisian.
Pihak kepolisian setempat pun tiba sekitar pukul 19.30.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Dr Kariadi.
Sementara Ketua RT setempat, Abdul Basid menambahkan, Jaiz berasal dari Kuripan, Mijen, Semarang.
Ia bekerja di daerah Ngaliyan dan bertempat tinggal di kos tersebut kurang lebih 2 tahun lamanya.
Saat ini dia mempunyai seorang istri dan 3 anak, namun tinggal terpisah.
"Menurut beberapa informasi dari warga saya, dia sering terlibat cek cok dengan beberapa warga sekitar.
"Pulangnya juga malam-malam, jarang srawung dengan warga," terang Basid. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-gantung-diri_20160607_073155.jpg)