Kuliner Semarang - Segarnya Es Dawet Ireng Bu Yuli Menteri Supeno, Satu Porsi Rp 5.000
Kali ini ia mencicipi es dawet hitam Bu Yuli di Jalan Menteri Supeno (belakang Gubernuran)
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menikmati segarnya es saat dahaga melanda tentu menjadi pilihan penikmat kuliner.
Hal tersebut dikemukakan oleh Sania Nur, penikmat kuliner di Kota Semarang.
"Ngomongin es dawet hitam, sebenarnya saya sudah mencoba di beberapa tempat. Namun es dawet ini berbeda, santannya pas banget kalau diberi gula," tutur Sania kepada Tribunjateng.com, Kamis (8/11/2018).
Kali ini ia mencicipi es dawet hitam Bu Yuli di Jalan Menteri Supeno (belakang Gubernuran).
Satu porsi dawet hitam ini dibandrol Rp 5.000.

"Ini dawetnya hitam ini dari merang (abu jerami), sehari saya buat 10 kg tepung untuk membuat ini, waktu hujan saya tidak jualan, ya di rumah bersih-bersih," jelas penjual dawet ireng khas Purworejo, Yulikepada Tribunjateng.com.
Lokasi jualanya berupa stan ukuran 3x3 meter. "Biasanya sehari habis 100-200 porsi," jelasnya.
Untuk pengunjung yang akan menikmati segar dan gurihnya dawet ireng ini, penyajian yang disajikan cukup menarik.
Penyajiannya yakni di batok kelapa.
"Biar khas ya, paling ramai biasanya saat jam makan siang. Kalau hari Sabtu-Minggu paling cepat habis," jelas Yuli.
Sehari-hari Yuli membuka stannya mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. (*)
LIHAT JUGA :