Kabar Duka, Mbah Loso Peracik Teh Nasgitel Terkenal di Karanganyar Meninggal Dunia, Begini Pesannya
Kepergian peracik teh legendaris di Kabupaten Karanganyar ini meninggalkan banyak kenangan bagi masyarakat.
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Wiji Atmo Pawiro Loso atau yang akrab disapa mbah Loso, peracik teh nasgitel legendaris asal Karanganyar, meninggal dunia.
Mbah Loso mengembuskan napas terakhirnya di kediamannya, Ngloji RT 2 RW 4, Karanganyar Kota, Jawa Tengah, sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat (9/11/2018) dini hari.
Menurut keluarganya, Mbah Loso meninggal akibat sakit pada lengan tangan.
Sakit tersebut telah dideritanya sempat bulan terakhir.
"Sehari sebelum meninggal, kondisi Mbah Loso terlihat lemas," kata anak pertama almarhum, Ismaji, di rumah duka.
Mbah Loso pun enggan makan, kondisi fisiknya terus menurun seiring bergulirnya waktu.
Bahkan Mbah Loso sempat meminta anak cucunya berkumpul di rumah menjelang hembusan nafas terakhirnya.
Rumah duka pun terlihat dipenuhi ratusan pelayat.
Kepergian peracik teh legendaris di Kabupaten Karanganyar ini meninggalkan banyak kenangan bagi masyarakat.
Terutama bagi para penggemar teh racikannya di wedangan milik Mbah Loso.
Jauh hari sebelum berpulang, Mbah Loso berpesan kepada keluarga supaya usahanya diteruskan.
"Warung kui ora nyugehi, tapi nguripi. Mbah e njaluk tulung, suk mben warunge ojo nganti dilereni (warung itu tidak bikin kaya tapi menghidupi. Tolong warungnya jangan sampai ditutup)," ujar cucu Mbah Loso, Aji Surya Pamungkas, menirukan ucapan neneknya.
Mendengar pesan tersebut, Aji yang semula bekerja di Jakarta pun memilih untuk kembali ke Karanganyar demi meneruskan usaha Mbah Loso.
Wedangan Mbah Loso sempat berpindah lokasi selama beberapa kali.
Mulai dari sebelum adanya taman Pancasila hingga saat ini berada di jalan ke arah Matesih.
Adapun beberapa racikan wedangan baru telah tersedia di warung tersebut, satu di antaranya minuman jahe.
Aji memiliki wacana untuk membuka cabang di area Tawangmangu, meski saat ini belum terealisasikan.
"Yang jelas sesuai pesan Mbah saja. Warungnya akan terus kami urus," imbuh Aji. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mbah-loso-meninggal.jpg)